Pembatasan Kuota Mahasiswa Baru PTN untuk Ratakan Jumlah Mahasiswa di PTS
Kanal News Day - 3 minutes reading View : 33
Pendidikan
Wacana penataan sistem pendidikan tinggi di Indonesia kembali menyoroti ketimpangan jumlah mahasiswa antara perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS). Rencana pemerintah untuk membatasi penerimaan mahasiswa baru S1 di PTN dianggap sebagai solusi mengurangi kesenjangan ini.
Wakil Rektor Universitas Paramadina, Handi Risza, mendukung pembatasan kuota mahasiswa baru di PTN, terutama PTN Badan Hukum (PTN-BH). Ia menilai distribusi mahasiswa saat ini timpang antara kampus negeri dan swasta.
Read Also
Kemendikdasmen Luncurkan Bulan Pemberdayaan Perempuan lewat Pendidikan April 2026
"Pembatasan penerimaan mahasiswa baru di PTN dapat membantu menciptakan distribusi mahasiswa yang lebih seimbang antara PTN dan PTS," kata Handi dalam keterangan tertulis dikutip Jumat, 13 Maret 2026.
Data tahun 2025 menunjukkan daya tampung mahasiswa baru di PTN (SNBP, SNBT, Jalur Mandiri) mencapai 626.941, tersebar di 146 PTN (76 PTN akademik, 44 PTN vokasi, 26 PTKIN). Rata-rata, setiap PTN menerima sekitar 4.294 mahasiswa baru per tahun.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat 127 PTN di Indonesia menampung 4.408.472 mahasiswa dengan 98.137 dosen pengajar. Rata-rata, satu PTN memiliki sekitar 34.712 mahasiswa dan 772 dosen.
Read Also
Tania Anastasya Raih Gelar Magister Tercepat di Wisuda Pascasarjana UGM
Sebaliknya, 2.713 PTS di Indonesia menampung 4.833.473 mahasiswa dengan 169.638 dosen. Rata-rata, setiap PTS hanya memiliki sekitar 1.781 mahasiswa dengan 62 dosen pengajar.
Handi Risza menekankan bahwa data ini menunjukkan ketimpangan yang signifikan dalam kapasitas dan distribusi mahasiswa antara PTN dan PTS. Banyak PTS menghadapi penurunan jumlah mahasiswa baru hingga 20–30 persen, bahkan ada yang tidak lagi menerima mahasiswa baru karena kurangnya peminat.
Penurunan ini berdampak pada operasional kampus swasta, karena sekitar 95 persen pendapatan PTS berasal dari uang kuliah mahasiswa.
Oleh karena itu, Handi Risza berpendapat intervensi kebijakan pemerintah diperlukan untuk menata kembali distribusi mahasiswa, termasuk pembatasan kuota PTN dan dukungan pembiayaan kepada PTS, seperti Bantuan Operasional Perguruan Tinggi (BOPT) yang selama ini hanya diberikan kepada PTN melalui skema BOPTN.
Dukungan tersebut penting untuk menjaga keberlangsungan PTS, yang memiliki peran besar dalam meningkatkan akses pendidikan tinggi di Indonesia.
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) membatasi penerimaan mahasiswa baru S1 di PTN, khususnya PTN Berbadan Hukum (PTNBH).
"PTN-BH memang untuk jumlah S1, S1 memang kita ingin dibatasi," kata Direktur Kelembagaan Kemendiktisaintek, Muhammad Najib, dalam acara Peluncuran Program Pendidikan Dokter Spesialis di Auditorium Al-Quddus Universitas YARSI, Jakarta, Kamis, 12 Februari 2026.
Pembatasan ini bertujuan mengubah fokus pendidikan di PTNBH menjadi Research University.
"Sehingga kita dorong PTNBH itu untuk lebih banyak menerima mahasiswa pasca, S2 maupun S3 khususnya," ujar Najib.
Prioritas PTNBH adalah memperkuat program S2 dan S3 untuk menghasilkan dosen dan pakar berkualitas.
"Nah ini yang kita dorong supaya PTNBH lebih fokus ke arah sana jadi S1 biar cukup dengan yang ada sekarang. Enggak perlu ditingkatkan lagi kapasistasnya. Rekrutmennya kita batasi itu jumlahnya," sebut dia.
Kuota penerimaan di PTNBH akan sama seperti tahun sebelumnya, tanpa penambahan.
Berikut adalah informasi mengenai kuota Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru 2026 di PTN:
SNBP
PTN BLU & PTN Satker: 20%
PTN BH: 20%
SNBT
PTN BLU & PTN Satker: 40%
Jalur Mandiri
PTN BLU & PTN Satker: 30%
PTN BH: 50%
PTN BH: 30%
kebijakan pendidikan pendidikan PTN PTS
Share
Related posts
06 Apr 2026
Krisis Energi Global: Kelangkaan Barang dan Inflasi Memicu Kekhawatiran
12 Feb 2026
Jadwal Buka Bursa Saham Pasca Libur Imlek 2026 dan Proyeksi IHSG
25 Mar 2026
2,04 Juta Kendaraan Pemudik Kembali ke Jakarta 25 Maret 2026
04 Mar 2026
Kaspersky Perkuat Fokus Keamanan Siber di Asia-Pasifik
16 Apr 2026
Delapan Tim Berebut Tiket Semifinal Liga Europa Musim 2025/2026
23 May 2026
Rio Ngumoha Samai Rekor Michael Owen Saat Liverpool Tumbang
No Comments
Leave a Reply
Your email address will not be published. Required fields are marked *
Comment *
Name *
Email *
Save my name, email, and website in this browser for the next time I comment.




