Ramadan: Peluang Emas untuk UMKM Kuliner Muda
Sumber Foto: RRI.co.id
Lifestyle

Ramadan: Peluang Emas untuk UMKM Kuliner Muda

Kanal News Day - RRI.CO.ID Lhokseumawe – Momentum kebangkitan UMKM kuliner kembali menjadi sorotan dalam program Berkah Ramadan bertajuk “Ramadan Jadi Cuan” yang disiarkan langsung dari Studio Pro 2 RRI Lhokseumawe, Sabtu (28/02/2026) pukul 12.00–13.00 WIB.

Dipandu host Dhera, obrolan hangat ini menghadirkan Yusarilian, Owner Kuliner Lianza sekaligus anggota APUI Lhokseumawe, yang membedah peluang besar usaha kuliner di bulan suci, khususnya bagi anak muda.

Dalam perbincangan tersebut, Yusarilian menyebut Ramadan sebagai “momentum emas” bagi pelaku UMKM kuliner.

Menurutnya, pola konsumsi masyarakat yang meningkat saat berbuka dan sahur membuka peluang besar bagi pelaku usaha, termasuk generasi muda yang ingin memulai bisnis dari rumah. “Sekarang bukan lagi soal punya modal besar, tapi soal kreativitas, konsistensi, dan keberanian memulai,” ujarnya di hadapan pendengar Pro 2.

Ia menambahkan, anak muda memiliki keunggulan di era digital. Media sosial dinilai menjadi senjata ampuh untuk promosi tanpa biaya besar. Konten yang menarik, kemasan estetik, serta kemampuan membaca tren menjadi kunci agar produk cepat dikenal. “Anak muda itu cepat adaptasi. Tinggal bagaimana mereka serius mengelola usaha, bukan sekadar ikut-ikutan tren,” jelas Yusarilian.

Sebagai anggota APUI Lhokseumawe, Yusarilian juga menyoroti pentingnya kolaborasi antar pelaku UMKM. Ia mendorong generasi muda untuk aktif di komunitas agar bisa saling belajar dan memperluas jaringan.

Menurutnya, tantangan terbesar bukan pada persaingan, melainkan konsistensi menjaga kualitas rasa dan pelayanan. “Kalau mau bertahan lama, jangan hanya viral sesaat,” katanya.

Sementara itu, host Dhera mengajak pendengar, khususnya Gen Z, untuk tidak hanya menjadi konsumen kuliner, tetapi berani menjadi produsen. Ia menilai, Ramadan bisa menjadi titik awal membangun usaha kecil yang berkelanjutan.

Dengan manajemen keuangan yang rapi dan strategi promosi yang tepat, bisnis rumahan pun berpotensi berkembang lebih besar.

Melalui program “Ramadan Jadi Cuan”, RRI Lhokseumawe berharap semakin banyak anak muda yang terinspirasi memanfaatkan bulan suci sebagai peluang produktif. Momentum emas UMKM kuliner bukan sekadar tren musiman, melainkan kesempatan nyata bagi generasi muda untuk mandiri, kreatif, dan berkontribusi pada penguatan ekonomi daerah.