Kejaksaan Tinggi Maluku Dapat Pengawasan, Fokus Tingkatkan Integritas dan Akuntabilitas
Kanal News Day - RRI.CO.ID, Ambon - Tim Inpeksi Kejaksaan Agung RI telah selesai melaksanakan Program Kerja Pengawasan Tahunan (PKPT) tahun 2026 Bidang Pengawasan di Kejaksaan Tinggi Maluku. Inspektur III pada Jaksa Agung Muda Pengawasan, I Dewa Gede Wirajana, dan Inspektur Keuangan III pada Jaksa Agung Muda Pengawasan, Teguh Subroto, juga telah memberikan pengarahan seputar temuan – temuan yang didapatkan pada Inspeksi Umum maupun Inspeksi Khusus Keuangan, pada Kamis, 26 Februari 2026 kemarin.
Sebagai bentuk rasa hormat, Kajati Maluku Rudy Irmawan, mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi – tinggi kepada seluruh Tim Inspeksi Kejaksaan Agung, baik pada Tim Inspeksi Umum maupun pada Tim Inspeksi Khusus Keuangan.
“Kehadiran Tim Pengawasan Kejagung saat ini merupakan wujud komitmen institusi dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik serta akuntabilitas kinerja dan keuangan. Olehnya itu kami ucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi – tingginya atas terlaksananya Inspeksi di Kejaksaan Tinggi Maluku," ucap Kajati Maluku Rudy Irmawan didampingi Wakajati Maluku Adhi Prabowo, dalam rilis yang diterima media ini, Jumat, 27 Februari 2026.
Menurut Kajati, Inspeksi Umum dan Inspeksi Khusus Keuangan memiliki makna strategis dalam memastikan bahwa setiap pelaksanaan tugas, fungsi, dan kewenangan berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, standar operasional prosedur, serta prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan anggaran negara.
“Inspeksi ini adalah momentum evaluatif dan reflektif untuk melakukan pembenahan berkelanjutan, olehnya itu saya minta kepada seluruh jajaran baik di Kejati maupun Kejari agar menjadikan kegiatan inspeksi ini sebagai sarana introspeksi dan peningkatan kualitas manajerial, perkuat fungsi Pengawasan Melekat, tertib administrasi, disipilin anggaran serta tingkatkan integritas seluruh jajaran diwilayah kerjanya masing – masing,” katanya.
Sementara Inspektur III pada Jaksa Agung Muda Pengawasan, I Dewa Gede Wirajana, dalam arahanya mengingatkan bahwa terkait pelaksanaan Inspeksi Umum, pihaknya menggunakan memorandum hasil rapat monev sebagai instrumen strategis dalam rangka memastikan bahwa seluruh pelaksanaan tugas dan fungsi Kejaksaan telah berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, prinsip tata kelola pemerintahan yang baik, serta nilai-nilai integritas dan profesionalisme.
“Sebagaimana telah digariskan oleh Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan, Monev Tahun 2026 ini akan diarahkan untuk memperkuat fungsi pengawasan sebagai early warning system, mendorong penyelesaian tunggakan laporan pengaduan masyarakat, memastikan tindak lanjut temuan BPK RI dilaksanakan secara tepat, tuntas, dan akuntabel, mengawal pelaksanaan mitigasi risiko dan peningkatan indeks SAKIP serta mendorong lahirnya inovasi-inovasi pengawasan yang adaptif dan berkelanjutan,”ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan pengawasan tidak hanya diukur dari jumlah temuan, tetapi dari perbaikan sistem, peningkatan kinerja, serta tumbuhnya budaya integritas di setiap satuan kerja. Oleh karena itu, sinergi antara jajaran pengawasan dan pimpinan satuan kerja menjadi kunci utama dalam mewujudkan Kejaksaan yang bersih, berwibawa, dan dipercaya masyarakat.
“Diakhir sambutan ini, saya tidak akan bosan-bosan mengingatkan untuk berhenti melakukan perbuatan tercela, jaga nama baik institusi, keluarga dan diri pribadi, utamakan integritas moral dalam setiap pekerjaan yang dilaksanakan, serta tidak lupa untuk tetap bertakwa kepada tuhan yang maha kuasa sebagai benteng diri untuk menjauhi perbuatan tercela,”pesannya.
Senada juga disampaikan Inspektur Keuangan III pada Jaksa Agung Muda Pengawasan, Teguh Subroto. Dalam sambuatannya lebih mengingatkan kepada seluruh jajaran Kejari maupun Cabjari diwilayah hukum Kejaksaan Tinggi Maluku agar lebih berhati - hati dalam mengelola keuangan Negara.
“Pertanggung jawaban Anggaran harus sesuai dengan kegiatan, jangan ada yang main – main, setiap Kajari maupun Kacabjari harus belajar menjadi manajerial yang baik agar pengelolaan keuangan di Satkernya juga baik,”ucap Inspektur Keuangan III Teguh Subroto.




