Perbaikan Jalan Pantura Demak Diharapkan Selesai Sebelum Arus Mudik Lebaran
Sumber Foto: Lingkar TV
Jalur Berita

Perbaikan Jalan Pantura Demak Diharapkan Selesai Sebelum Arus Mudik Lebaran

DEMAK – Perbaikan Jalan Pantura di Kabupaten Demak, khususnya di ruas KM 30+750 hingga KM 34+800 yang terletak di wilayah Trengguli, terus dikebut menjelang Lebaran. Proyek strategis ini ditargetkan rampung sepenuhnya sebelum puncak arus mudik tahun ini.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Demak, Iptu Khoirul, mengungkapkan bahwa perbaikan jalur dari arah Kudus menuju Semarang telah selesai dan kini kendaraan sudah dapat melintas dengan normal. Pengerjaan selanjutnya akan difokuskan pada jalur sebaliknya.

"Kalau sudah selesai dan bisa nyambung. Kemudian sekitar 5-6 hari ke depan, itu sudah beralih ke kiri," jelas Iptu Khoirul dalam keterangan resminya.

Target Penyelesaian H-10 Lebaran

Pihak kepolisian menegaskan bahwa batas akhir pengerjaan jalan harus selesai sepuluh hari sebelum Hari Raya (H-10). Hal ini bertujuan agar tidak ada alat berat atau material yang dapat menghambat mobilitas masyarakat saat puncak arus mudik.

"H-10 harus clear, jalan sudah bersih jalur sudah bisa dilalui dan diyakinkan aman. Jadi tidak ada lagi imbas kemacetan karena perbaikan jalan," tambahnya.

Penerapan Rekayasa Lalu Lintas

Selama proses perbaikan, penumpukan kendaraan di sekitar lokasi proyek memang tidak dapat dihindari. Untuk mengatasi kepadatan, Satlantas Polres Demak telah menerapkan sistem contraflow.

Iptu Khoirul juga mengimbau masyarakat untuk tetap bersabar dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang ada. Ia mengingatkan agar pengendara tidak melakukan contraflow secara mandiri demi keselamatan bersama.

"Kami mengimbau kepada masyarakat pengguna jalan. Silahkan tetap tertib berlalu lintas, tidak usah neko-neko ambil contraflow mandiri dan tetap bersabar, selalu jaga keamanan dan keselamatan. Ingat, keselamatan adalah kebutuhan kita bersama dalam berkendara," tegasnya.

Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa sejumlah titik pengecoran masih ditutup dengan terpal dan terdapat papan peringatan bertuliskan "Awas Beton Masih Basah", menandakan bahwa pengerjaan terus berlangsung sesuai dengan jadwal.