Wolf Alice Soroti Krisis Venue Musik Kecil di Inggris
Kanal News Day - JAKARTA - Band asal London Utara, Wolf Alice, kembali mengukuhkan dominasi mereka di industri musik Inggris dengan memenangkan kategori Best British Group dalam ajang BRIT Awards 2026.
Alih-alih merayakan kemenangan, sang vokalis Ellie Rowsell memanfaatkan panggung kehormatan tersebut untuk menyuarakan keresahannya atas krisis yang menimpa ruang pertunjukan musik kecil di Inggris.
Dalam pidatonya, Rowsell mengenang masa awal karier bandnya dan memberikan penghormatan kepada para penggemar setia yang tetap mendukung mereka sejak awal.
Namun, suasana berubah emosional saat Rowsell menyinggung laporan industri Januari lalu yang menyebutkan bahwa 30 venue independen ditutup dalam setahun terakhir, dengan 48 venue lainnya berhenti beroperasi sebagai ruang konser.
"Kami ingin berterima kasih kepada semua pub, klub, dan tempat pertunjukan akar rumput di seluruh negeri, tempat di mana kami benar-benar belajar memainkan instrumen dan menulis lagu-lagu kami,” kata Rowsell, dikutip NME, Senin, 2 Maret.
“Terima kasih telah membukakan pintu untuk kami, dan terima kasih kepada mereka yang terus berjuang untuk menjaga pintu-pintu itu tetap terbuka," sambungnya.
Rowsell menyoroti kontras yang tajam antara kontribusi ekonomi sektor pertunjukan musik langsung yang mencapai miliaran poundsterling dengan kondisi memprihatinkan di tingkat bawah.
Ia memaparkan data bahwa selain penutupan venue, sekitar 6.000 lapangan kerja hilang, dan lebih dari separuh venue kecil melaporkan tidak mendapatkan keuntungan sama sekali.
Menurutnya, menjadi musisi seharusnya merupakan pilihan karier yang layak bagi siapa pun dari latar belakang mana pun, bukan sekadar keberuntungan belaka.
"Seharusnya tidak menjadi perjuangan hidup dan mati bagi band dan artis untuk bertahan hidup. Kita tidak seharusnya bergantung pada bantuan atau skema pendanaan pihak mana pun demi bisa berkarya di level yang kita banggakan,” ujar sang vokalis.
“Ini tidak boleh terasa seperti memenangkan tiket emas, melainkan harus menjadi keputusan karier yang layak bagi siapa saja dari latar belakang mana pun,” lanjutnya. “Anda hanya perlu melihat ke sekeliling kita hari ini untuk melihat betapa bangganya kita atas kontribusi musik Inggris dan betapa pentingnya untuk membina serta melindungi kancah musik Inggris yang luar biasa ini.”
Kemenangan Wolf Alice ini didorong oleh kesuksesan album keempat mereka, “The Clearing”, yang dirilis tahun lalu dan mendapatkan ulasan baik dari berbagai kritikus musik.
Setelah kemenangan ini, Wolf Alice dijadwalkan akan melakoni tur besar, termasuk konser luar ruangan di Finsbury Park, London, serta menjadi headline untuk seri Teenage Cancer Trust di Royal Albert Hall pada Maret mendatang.




