Indosat Siapkan Jaringan di 77 Jalur Mudik untuk Lebaran 2026
Sumber Foto: ANTARA News
Jalur Berita

Indosat Siapkan Jaringan di 77 Jalur Mudik untuk Lebaran 2026

Jakarta - Indosat Ooredoo Hutchinson (Indosat) mengumumkan kesiapan jaringan telekomunikasi di 77 jalur mudik yang diperkirakan akan mengalami peningkatan trafik selama periode Lebaran 2026. Hal ini disampaikan oleh SVP Head of Network Operation Indosat, Raden Tofan, dalam sebuah konferensi pers di Jakarta.

Tofan memprediksi terjadi lonjakan trafik telekomunikasi sekitar 18 persen, dengan puncak diperkirakan terjadi pada H+1 atau H+2 lebaran. "Biasanya puncaknya itu di H+1 atau H+2, bukan di hari H karena hari H fokusnya ibadah dan silaturahmi," ungkap Tofan.

Indosat memperkirakan sekitar 14 juta pelanggannya akan melakukan perjalanan mudik pada Lebaran tahun ini. Untuk itu, perusahaan memastikan keandalan jaringan di 77 jalur mudik, yang terdiri dari 36 jalur tol, 31 jalur non-tol, dan 10 jalur kereta api.

"Rute yang kami siapkan mencapai 8.100 kilometer, tersebar di 13 kota," tambah Tofan. Jangkauan jaringan Indosat mencakup kota-kota besar Indonesia, termasuk Jakarta, Surabaya, Denpasar, Mataram, Aceh, Medan, Palembang, Pontianak, Samarinda, Banjarmasin, Makassar, dan Manado.

Selain di jalur mudik, Indosat juga memastikan kesiapan jaringan di 797 titik strategis atau point of interest (POI), seperti terminal, stasiun, bandara, tempat wisata, hingga destinasi tujuan mudik. Untuk menjamin keandalan jaringan selama periode tersebut, Indosat menyiapkan 2.500 teknisi yang akan bersiaga 24 jam setiap hari.

"Ada posko siaga juga. Kami berkolaborasi dengan pemerintah untuk menentukan sekitar 16 posko bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi)," kata Tofan.

Indosat memanfaatkan teknologi kecerdasan artifisial (AI) dalam pemantauan jaringan untuk meningkatkan akurasi dan respons di lapangan. Sistem pemantauan jaringan Indosat kini didukung oleh data historis selama lima tahun yang dianalisis menggunakan AI.

AI juga digunakan untuk mendukung kinerja teknisi di lapangan dengan sistem asisten digital yang mempermudah teknisi dalam menemukan solusi terkait kondisi jaringan dan langkah penanganan jika terjadi gangguan.