Endrianto Bayu Setiawan Raih Predikat Wisudawan Terbaik Pascasarjana di FH UB
Sumber Foto: malang-post.com
Jalur Berita

Endrianto Bayu Setiawan Raih Predikat Wisudawan Terbaik Pascasarjana di FH UB

Universitas Brawijaya (UB) kembali menorehkan prestasi melalui Fakultas Hukum (FH UB) dengan keberhasilan Endrianto Bayu Setiawan. Mahasiswa Program Magister Ilmu Hukum (MIH) ini berhasil meraih predikat Wisudawan Terbaik Pascasarjana pada Wisuda Periode 13 Tahun Akademik 2025/2026 dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4.00, melalui jalur fast track.

Bayu, demikian ia biasa disapa, memulai perjalanan akademiknya di FH UB sebagai mahasiswa S1 Ilmu Hukum angkatan 2020. Sejak awal, ia sudah memiliki target untuk melanjutkan studi hingga jenjang doktoral dan memilih jalur fast track untuk mencapai tujuannya dengan lebih efektif.

“Dengan life mapping sejak menjadi mahasiswa baru, saya menargetkan studi hingga S3. Jalur fast track saya pilih agar target tersebut lebih efektif tercapai,” ujar Bayu.

Keputusan untuk mengikuti jalur fast track ini diambil berdasarkan pertimbangan efisiensi waktu dan biaya, serta keinginan untuk melanjutkan minat dalam riset hukum. Ia meyakini bahwa skema ini memungkinkan pendalaman keilmuan secara lebih sistematis sejak jenjang sarjana.

Selama menjalani studi, Bayu aktif dalam berbagai kegiatan, termasuk perkuliahan, kompetisi hukum, serta riset dan penulisan ilmiah. Ia menekankan pentingnya konsistensi dalam membaca, menulis, dan berdiskusi sebagai kunci keberhasilannya.

“Dalam kuliah hukum, kemampuan membaca, menulis, dan berbicara harus terus dilatih. Itu fondasi utama agar proses studi berjalan optimal,” tambahnya.

Bayu juga menyampaikan apresiasi terhadap lingkungan akademik di FH UB yang mendukung, seperti keterbukaan dosen dalam berdiskusi, layanan pemeriksaan plagiasi, koleksi literatur di Pusat Dokumentasi dan Informasi Hukum (PDIH), serta akses jurnal internasional yang memadai.

Namun, jalur fast track juga tidak lepas dari tantangan. Ia mengakui adanya perbedaan tuntutan antara jenjang sarjana dan magister, terutama dalam hal publikasi pada jurnal terakreditasi Sinta 2 sebagai syarat kelulusan. Bayu mempersiapkan artikel jurnalnya satu tahun sebelum target kelulusan.

“Tugas-tugas di S2 jauh lebih menuntut, terutama dalam penyusunan artikel ilmiah,” jelasnya.

Dalam menjaga keseimbangan, Bayu menekankan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental di tengah tekanan akademik. Aktivitas sederhana seperti olahraga ringan dan berkumpul bersama teman menjadi cara untuk menjaga semangat belajar.

Kebanggaan atas prestasi ini terus mendorong Bayu untuk mengembangkan diri. “Prinsip saya adalah lifelong learner. Belajar tidak berhenti pada satu jenjang saja,” ungkapnya.

Ia juga memberikan pesan kepada rekan-rekan mahasiswa FH UB yang berminat menempuh jalur fast track: persiapkan diri secara matang, jaga komitmen sejak awal, rencanakan studi dengan baik, serta komunikasikan strategi capaian secara aktif dengan pihak akademik.

Prestasi yang diraih oleh Bayu menjadi bukti komitmen FH UB dalam mencetak lulusan unggul, yang tidak hanya berprestasi secara akademik tetapi juga memiliki daya tahan, visi keilmuan, dan kesiapan menghadapi tantangan global.

Selamat kepada Endrianto Bayu Setiawan atas prestasi yang gemilang ini. Semoga kesuksesannya dapat menginspirasi mahasiswa FH UB dan seluruh civitas akademik dalam mewujudkan potensi terbaik.