Remaja SMP Dikeroyok Saat Pulang Dari Konser Reggae di Sukabumi
Sumber Foto: Merdeka.com
Hiburan

Remaja SMP Dikeroyok Saat Pulang Dari Konser Reggae di Sukabumi

Korban yang baru saja pulang dari menonton konser musik reggae, tiba-tiba dihadang oleh sekitar 15 sepeda motor yang sudah menunggu di tepi jalan.

15:25:00

Suasana damai di bagian selatan Sukabumi berubah menjadi mencekam setelah terjadi aksi pengeroyokan yang brutal. AA (15), seorang remaja dari Desa Cikangkung yang masih duduk di bangku kelas 3 SMP, terkapar dengan darah yang mengalir setelah diserang oleh sekelompok orang yang tidak dikenal.

Insiden menegangkan ini berlangsung di jalur sepi di kawasan perkebunan kelapa Asabaland, tepatnya di Jalan Provinsi Surade–Ujunggenteng, pada Selasa (17/2/2026) dini hari. Saat itu, korban sedang dalam perjalanan pulang setelah menikmati acara musik reggae, namun tiba-tiba dihadang oleh sekitar 15 sepeda motor yang sengaja menunggu di tepi jalan.

Tanpa ada alasan yang jelas, para pelaku yang mengenakan helm langsung menyerang ketika motor korban melambat. Suara jeritan dan makian mengganggu ketenangan malam sebelum penganiayaan terjadi.

"Motor yang saya tumpangi berhenti, lalu sekitar empat orang langsung menendang motor sampai jatuh dan menyabetkan senjata tajam jenis celurit dan corbek," cerita AA dengan suara lembut saat mengingat kembali peristiwa tersebut.

Akibat serangan tersebut, AA mengalami luka robek di kepala dan tangan, serta benjolan serius di bagian belakang kepala. Korban yang mengalami pendarahan hebat sempat tergeletak di aspal sebelum akhirnya dibawa ke Puskesmas Ciracap oleh warga dan temannya.

Mail (52), ayah dari korban, tidak dapat menahan kesedihan saat melihat kondisi putranya yang harus menjalani perawatan intensif. Ia mengaku tidak curiga ketika anaknya berpamitan untuk pergi menonton musik malam itu.

"Anak saya dijemput temannya malam itu katanya mau nonton musik. Saya tidak menyangka pulangnya dalam kondisi seperti ini," ungkap Mail pada Kamis (19/2/2026).

Ditangani Polisi

Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Hartono, telah melakukan pemantauan terhadap insiden yang terjadi. Penyelidikan akan difokuskan dan ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Sukabumi.

"Keterangan sementara menyebutkan bahwa korban masih di bawah umur, jadi kami akan mendorong laporan ini ke Polres," ungkap AKP Hartono secara singkat.