Persija Jakarta Hadapi PSM Makassar: Momentum Penting untuk Balas Dendam
Sumber Foto: Radar Tuban
Olahraga

Persija Jakarta Hadapi PSM Makassar: Momentum Penting untuk Balas Dendam

RADARTUBAN – Persija Jakarta akan menghadapi PSM Makassar dalam laga pekan ke-22 Super League di Jakarta International Stadium, Jumat malam (20/2) pukul 20.30 WIB.

Meski sedang bersaing ketat di papan atas, Persija Jakarta kerap tampil inkonsisten.

Pekan lalu, Macan Kemayoran meraih kemenangan atas Bali United, namun sebelumnya mereka menelan kekalahan dari Arema FC di laga tandang.

Skuad besutan Mauricio Souza kini menempel ketat Persib Bandung dan Borneo FC di posisi atas klasemen, sehingga laga melawan PSM Makassar menjadi momentum penting untuk menjaga peluang juara.

Bermain di hadapan pendukung setia Jakmania di JIS juga menjadi motivasi tambahan bagi tim ibu kota.

PSM Makassar: Berusaha Keluar dari Tren Negatif

PSM Makassar, di sisi lain, datang dengan modal kemenangan atas Persija Jakarta di putaran pertama, berkat gol Savio Roberto dan Abu Kamara. Namun, performa Juku Eja dalam beberapa laga terakhir cenderung menurun.

Dalam delapan pertandingan terakhir Super League, PSM Makassar hanya meraih satu kemenangan (atas PSBS Biak), dua kali imbang, dan lima lainnya berakhir dengan kekalahan, termasuk laga tandang dan kandang.

Kekalahan terbaru terjadi saat menghadapi Dewa United 0-2 sebelum bertolak ke Jakarta.

Persija Jakarta masih kehilangan Hanif Sjahbandi dan Paulo Ricardo akibat cedera, sementara kapten Rizky Ridho absen karena akumulasi kartu. Lini pertahanan dipimpin Thales Lira, sedangkan posisi kiper dipercayakan kepada Andritany Ardhiyasa atau Cyrus Margono.

PSM Makassar tidak bisa menurunkan Victor Luiz akibat kartu merah, namun Yuran Fernandes tetap menjadi komando lini pertahanan, sementara sektor penyerangan dipercayakan kepada duet Fahrul Aditia dan Alex Tanque.

Susunan Pemain (Line Up)

Kondisi berbeda kedua tim membuat Persija Jakarta diunggulkan di laga ini, terutama karena tampil di kandang sendiri dan motivasi balas dendam atas kekalahan di putaran pertama.

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni