Penataan Menteng Tenggulun: Renovasi Rumah dan Pengembangan Kuliner
Brigitta Belia Permata Sari - detikNews
Jakarta -
Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama-sama melakukan penataan di kawasan permukiman padat di Menteng Tenggulun, Jakarta Pusat. Di sanalah program Gentengisasi mulai diterapkan hingga pembukaan kawasan kuliner.
Sebanyak 52 rumah warga di Menteng Tenggulun akan direnovasi oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Dari jumlah tersebut, 23 rumah merupakan tempat tinggal sekaligus lokasi usaha warga.
Baca juga: Tinjau Menteng, Pramono Sebut Fasum-Fasos di 55 RW Perlu Diperbaiki
Senada dengan langkah itu, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta turut mendukung penataan dengan penguatan ekonomi masyarakat berbasis UMKM.
"Kami melihat potensi besar di Menteng Tenggulun untuk dikembangkan sebagai kawasan wisata kuliner berbasis komunitas. Dinas PPKUKM memastikan akan mendorong dan memberikan bantuan maksimal agar UMKM di sini tumbuh dan naik kelas," ujar Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo, Rabu (25/2/2026).
Selain 23 rumah yang menjadi tempat usaha, terdapat 10 UMKM lain di kawasan tersebut yang tetap akan mendapatkan pembinaan meskipun kondisi rumahnya sudah layak huni. Hal itu juga sejalan dalam mendorong penataan kawasan berbasis pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi kerakyatan.
"Bapak Gubernur Pramono Anung secara konsisten menekankan bahwa penataan Jakarta harus menyentuh dua hal sekaligus, yaitu memperbaiki kualitas lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan warga," ungkapnya.
Baca juga: BNPB Usul Bantuan Rumah Insitu di Sumatera Jadi Rp 65-70 Juta, Singgung Gentengisasi
Elisabeth memastikan pihaknya akan melakukan pendataan dan pemetaan potensi usaha warga untuk mendukung konsep wisata kuliner yang tengah disiapkan. Menurut dia, hampir setiap sudut Menteng Tenggulun memiliki pelaku usaha makanan dan minuman rumahan yang berpotensi menjadi daya tarik ekonomi baru.
"Kami akan fasilitasi legalitas usaha, peningkatan kualitas produk, kemasan dan branding, fasilitasi pemasaran, hingga akses pembiayaan. Kami juga telah menggandeng perbankan dan lembaga pembiayaan agar pelaku UMKM tidak terjerat rentenir, sekaligus meningkatkan literasi keuangan mereka," jelasnya.
Ia berharap, melalui kolaborasi lintas sektor, Menteng Tenggulun dapat bertransformasi dari kawasan padat menjadi kawasan yang tertata, bersih, produktif, dan dikenal sebagai destinasi wisata kuliner berbasis gotong royong.
"Ini bukan hanya tentang memperbaiki atap dan dinding rumah, tetapi membangun harapan dan masa depan ekonomi warga. Ketika pusat dan daerah berjalan bersama, dampaknya akan jauh lebih kuat dan menyentuh langsung masyarakat," pungkasnya.
Tonton juga video "Gentengisasi, Proyek Baru Pemerintahan Prabowo"
[Gambas:Video 20detik]
Halaman 2 dari 2
(bel/fca)
menteng tenggulun umkm kawasan kuliner gentengisasi jakarta pemprov dki jakarta
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Wolipop
Moon Ga Young Pamer Tato di Baeksang Awards, Tampil Beda Bergaun Merah
Sepakbola
Hellas Verona Vs Como: Menang 1-0, I Lariani Segel Tiket ke Eropa
detikTravel
Tradisi Unik Jombang, Riyaya Unduh-unduh Pamerkan Hasil Bumi Warga
detikHealth
Video: Mitos-Fakta soal Tempe, Paling Sehat Diolah Seperti Apa Ya?
detikHot
Jessica Iskandar Ungkap Insiden Keseleo Don Sebelum Pesta Ultah
detikFood
Kenapa Boraks Bikin Bakso hingga Mie Lebih Kenyal? Ini Kata Ahli
Sepakbola
Garudayaksa FC Ingin Terbang Tinggi di Super League 2026/2027




