Meningkatnya Permintaan Keong Sawah Olahan di Purwokerto Selama Ramadan
Sumber Foto: Tribunbanyumas.com
Lifestyle

Meningkatnya Permintaan Keong Sawah Olahan di Purwokerto Selama Ramadan

Kanal News Day - TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO -Setiap menjelang sore di bulan Ramadan, halaman rumah Danny Alfry di Kelurahan Purwokerto Lor mulai ramai didatangi warga.

Mereka datang dengan tujuan yang sama: berburu keong sawah berbumbu rempah yang sudah lama dikenal sebagai salah satu menu khas berbuka puasa di Purwokerto.

Di atas wajan besar, tumpukan keong sawah yang mulai berwarna kekuningan tampak mendidih perlahan.

Uap panas bercampur wangi bumbu dapur memenuhi ruangan, menandakan proses memasak yang sudah berlangsung sejak pagi.

Di tempat inilah, salah satu kuliner khas Ramadan di Purwokerto lahir.

Keong sawah olahan hangat racikan Danny selalu diburu warga untuk menu berbuka puasa.

Setiap Ramadan tiba, permintaan menu ini melonjak tajam.

Danny mengaku penjualan keong di lapaknya hampir selalu meningkat drastis dibandingkan hari biasa.

"Alhamdulillah, setiap bulan Ramadan di sini penjualan keong meningkat. Hampir bisa dikatakan sampai 100 persen," kata Danny kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (26/2/2026).

Pada hari-hari biasa, Danny biasanya hanya menjual sekitar 15 hingga 30 kilogram keong per hari.

Namun ketika Ramadan datang, jumlahnya bisa melonjak hingga lebih dari tiga kali lipat.

"Kalau hari biasa paling 15 sampai 30 kilo.

Kalau bulan Ramadan bisa sampai 100 kilo," ujarnya.

Keong yang ia olah merupakan keong sawah, jenis yang menurutnya paling cocok dijadikan menu berbuka karena teksturnya yang empuk dan rasanya yang khas.

Proses memasaknya pun tidak singkat.