Longsor Terputus Akses Utama Banjarnegara-Dieng, Warga Dihimbau Waspada
BANJARNEGARA, KANALINDONESIA.COM: Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Banjarnegara mengakibatkan jalur utama menuju kawasan wisata Dieng via Desa Ratamba, Kecamatan Pejawaran, terputus total pada Jumat (6/3/2026). Bencana tanah longsor ini melenyapkan badan jalan hingga tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjarnegara, Aji Piluroso, menjelaskan bahwa aliran Kali Ireng yang meluap menggerus pondasi jalan sepanjang 50 meter hingga ambrol ke jurang. Kondisi ini membuat akses transportasi warga dan wisatawan lumpuh total karena jalan hanya menyisakan saluran air.
“Kami terus memantau lokasi secara rutin sejak awal Februari. Hasil pemantauan terakhir menunjukkan kerusakan sangat kritis, bahkan satu tiang listrik ikut terbawa longsoran,” ujar Aji dalam keterangannya, Jumat (6/3).
Berita Terkait
Lonceng Kematian dari Pengamun-amun: Musnahnya Peradaban Legetang dalam Satu Malam
Longsor Banjanegara, 934 Jiwa Mengungsi dan Ratusan Rumah Rusak
Sebelumnya, BPBD mencatat pergerakan tanah di titik ini sudah terjadi sejak Januari 2025, namun intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir memperparah kerusakan. Selain memutus jalan, longsoran sepanjang 300 meter di dekat permukiman Dusun Kaliireng juga mengancam keselamatan warga sekitar.
Guna menjaga kelancaran lalu lintas, pihak kepolisian mengarahkan pengendara untuk menggunakan jalur alternatif melalui Kecamatan Wanayasa. Pengalihan rute ini menambah jarak tempuh sekitar 15 kilometer dari jalur normal.
Saat ini, petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan relawan masih bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi longsor susulan. BPBD mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan tidak mendekati area rekahan tanah, mengingat potensi pergerakan tanah susulan masih sangat tinggi.




