Investasi Cerdas 2026: Sabar dan Strategis di Pasar Modal
Sumber Foto: Kompas.com
Ekonomi

Investasi Cerdas 2026: Sabar dan Strategis di Pasar Modal

Kanal News Day - Kompas.com, 26 Februari 2026, 22:42 WIB

Add on Google

Agustinus Rangga Respati,

Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

Lihat Foto

Media Briefing Nanovest bertajuk Golden Hours – Iftar & Market Prediction, Kamis (26/2/2026).(KOMPAS.com/ AGUSTINUS RANGGA RESPATI)

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasar modal Indonesia masih dibayangi dengan risiko volatilitas yang tinggi.

Meskipun demikian, pasar modal Indonesia dinilai masih berpotensi menanjak hingga akhir tahun.

Chief Marketing Officer Jarvis Asset Management Kartika Sutandi mengatakan, pasar modal Indonesia tahun ini diproyeksikan masih tetap dalam tren penguatan atau bullish.

Baca juga: Atur Ulang Strategi Investasi di Tengah Sengkarut Aturan Tarif Trump

Shutterstock/A9 STUDIO Perbedaan orang kaya dan kelas menengah tidak hanya terletak pada besarnya penghasilan. Kebiasaan kecil yang dilakukan konsisten setiap hari menjadi faktor penentu akumulasi kekayaan jangka panjang.

“Tapi you orang santai saja ya, jangan buru-buru, tunggu market, habis MSCI bulan Mei lewat,” kata dia dalam Media Briefing Nanovest bertajuk Golden Hours – Iftar & Market Prediction, Kamis (26/2/2026).

Analis yang akrab disapa Tjoe Ay itu menambahkan, pada tahun lalu pasar modal juga tercatat masih lesu hingga Mei.

April tahun lalu pasar modal diwarnai dengan trading halt atau pembekuan sementara aktivitas perdagangan.

Hal itu merupakan dampak dari sentimen pengumuman tarif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Baca juga: Investasi Emas Digital Populer, Hindari Kesalahan Ini agar Tak Rugi

Namun begitu, pasar modal terus mengalami penguatan hingga akhir tahun.

“Tapi ending -nya kita bahagia semua kan? Jadi tidak usah buru-buru,” imbuh dia.

Dalam perjalanan investasi, Tjoe Ay mengingatkan, terkadang orang tidak perlu selalu fully invested.

Artinya, tidak sepanjang waktu orang perlu terus menaruh seluruh modal dalam portofolio investasi pada aset aktif seperti saham.

Baca juga: Tren Keuangan Gen Z dan Milenial: Dari Belanja Impulsif hingga Investasi

Strategi ini juga kerap dilakukan untuk menjaga modal investasi dan meminimalisir eksposure ke aset berisiko.

KOMPAS.com/FREDERIKUS TUTO KE SOROMAKING Founder sekaligus Chief Marketing Officer & Partner di Jarvis Asset Management, Kartika Sutandi atau Tjoe Ay dalam program Filonomics, Jakarta (18/12/2025).

“Tidak usah, orang itu selalu fully invested, sometimes we wait the signal and hold,” ucap dia.

Arus modal jadi perhatian, saham fundamental bisa dilirik

Tjoe Ay mengungkapkan, saat ini industri mulai bergerak menuju pendekatan investasi lebih disiplin.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di 2026 perlu ditinjau lebih lanjut dengan melihat arus perputaran modal (money flow) di market.

Baca juga: Feng Shui Ungkap Peluang Investasi 2026, Sektor Ini Bisa Raup Cuan

Halaman:

1

2

3

Show All

strategi investasi

indepth

pasar modal indonesia

Saham fundamental

Emas safe haven

Lihat Money Selengkapnya

Preferensi Investasi Logam Mulia Warren Buffett: Perak, Bukan Emas

4 Prinsip Investasi Warren Buffett yang Wajib Diketahui Investor Muda

Kenapa Dana Darurat Tidak Boleh Digunakan untuk Investasi?

Warren Buffett dan Seni Menunggu dalam Investasi Saham

Investasi Bukan Jalan Pintas: Bahaya Mentalitas Cepat Kaya

Pilihan Untukmu

Terkini Lainnya

Lo Kheng Hong Borong SIMP dan Tambah GJTL Saat Pasar Saham Bergejolak

Ekbis

23/05/2026, 21:00 WIB

Isu Kebocoran Data Bank di "Dark Web", Begini Kata Praktisi Keamanan TI

Ekbis

23/05/2026, 20:37 WIB

Mantan Dubes RI untuk Singapura Suryopratomo Jadi Presiden Direktur Gajah Tunggal

Ekbis

23/05/2026, 20:08 WIB

AHY: Konektivitas Indonesia Tak Bisa Hanya Andalkan Jalan Tol

Ekbis

23/05/2026, 20:05 WIB

Kemnaker Siapkan Jalur Karier bagi Alumni Magang Nasional

Ekbis

23/05/2026, 19:35 WIB

Pertamina Kebut Transisi Energi di Moda Darat, Laut, dan Udara

Ekbis

23/05/2026, 19:08 WIB

IHSG Tertekan Hingga Kamis (21/5), Lo Kheng Hong Justru Serok Saham Ini

Ekbis

23/05/2026, 18:49 WIB

Indonesia dan Korsel Kaji Proyek CCS Lintas Batas di Asri Basin

Ekbis

23/05/2026, 18:00 WIB

Garuda Siapkan Pemulangan Jemaah Haji, Lansia Jadi Prioritas

Ekbis

23/05/2026, 17:57 WIB

Mati Listrik Sumatera, PLN Sebut 8,3 Juta Pelanggan Sudah Nyala

Ekbis

23/05/2026, 17:46 WIB

Promo Alfamart 'Murah Banget' 22-28 Mei 2026, Rinso 1,4 Kg Turun Harga

Ekbis

23/05/2026, 17:33 WIB

Ekonom: Tren Tarik Utang dan Makan Tabungan Meningkat

Ekbis

23/05/2026, 17:27 WIB

BI Siapkan Insentif KLM agar Bunga Kredit Tak Naik Agresif

Ekbis

23/05/2026, 17:06 WIB

Prabowo Mau Indonesia Swasembada Daging dalam 4 Tahun

Ekbis

23/05/2026, 17:05 WIB

Panen Udang di Kebumen, Prabowo: Harganya Sangat Bagus

Ekbis

23/05/2026, 16:45 WIB

1

2

3

Next

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat

Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app