HMI Kalsel Lakukan Pemetaan Bakat Kader Menuju Karir Optimal
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Memasuki usia organsiasi ke-79, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kalimantan Selatan (Kalsel) akan memfokuskan pemetaan kader di sejumlah bidang.
Hal itu disampaikan Ketua Umum Badan Koordinasi (Badko) HMI Kalsel, Abdi Aswadi dalam Malam Puncak Milad ke-79 HMI di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, Kamis (5/2/2026) malam.
Menurut Abdi, masih banyak kader-kader HMI yang belum menyusun strategi pasca lulus kuliah. Kualitas dan kapasitas mereka perlu ditingkatkan sesuai bakat dan keterampilan masing-masing sehingga masa depannya lebih terarah.
“Jadi kader HMI bisa mampu memahami siapa siapa dirinya, apa bakatnya dan mau jadi apa setelahnya,” ujar Abdi.
Umumnya, para kader HMI mayoritas memiliki empat prospek karir di empat bidang utama, antara lain penulis, politikus, wirausahawan, serta expert atau ahli di ilmu tertentu.
“Masing-masing kader ini diharapkan nanti bisa memilih mentornya masing-masing sesuai dengan apa yang diinginkan dan seperti apa bakatnya,” jelas Abdi.
“Kalau perlu kita menggandeng lembaga-lembaga psikologi untuk dilakukan tes psikologi agar tahu arah kader-kader ini mau ke mana,” ungkap Ani.
Dia menyarankan agar seluruh kader HMI dapat menguasai empat keterampilan yang dibutuhkan di abad 21, diantaranya critical thinking (berpikir kritis), communication (komunikasi), collaboration (kolaborasi), dan creative (kreatif).
Di sisi lain, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kalsel, Muhammad Syarifuddin MPd mengapresiasi perjuangan HMI yang terus melahirkan kader-kader hebat mulai di skala provinsi hingga pusat.
“Sangat membanggakan bagi kita karena tokoh-tokoh di HMI ini ada di tingkat daerah sampai pusat,” ujar Syarifuddin.
Dia berpesan agar HMI terus menularkan semangat dan berjuang menjaga jati diri organisasi dalam momentum Milad ke-79 ini. (Kanalkalimantan.com/fahmi)




