Hamas Desak Akhiri Pendudukan Israel dalam Pertemuan Dewan Perdamaian di AS
Trump mengumumkan AS akan menyumbang dana 10 miliar dolar AS untuk rekonstruksi Gaza.
Red: A.Syalaby Ichsan
Foto: EPA
Anggota sayap militer Hamas yang bersenjata mengambil bagian dalam upacara penyerahan sandera selama gencatan senjata baru-baru ini.
REPUBLIKA.CO.ID,GAZA — Gerakan Perlawanan Islam di Palestina, Hamas, mengeluarkan pernyataan resmi yang menuntut penghentian agresi secara total, pencabutan blokade di Jalur Gaza, serta jaminan penuh atas hak-hak nasional rakyat Palestina. Tuntutan ini mencakup hak atas kebebasan dan penentuan nasib sendiri.
Pernyataan tersebut dirilis sebagai respons atas penyelenggaraan sesi Dewan Perdamaian (Board of Peace) mengenai Gaza yang diadakan di Amerika Serikat (AS). Pertemuan yang dipimpin langsung Presiden AS Donald Trump tersebut menghadirkan para pemimpin internasional dan perwakilannya untuk membahas masa depan Gaza.
Baca Juga
QRIS Sudah Bisa Digunakan di China dan Korsel Awal April 2026
Puasanya Nabi Adam dan Nabi Daud Alaihissalam
Lima Doa Buka Puasa dan Keutamaannya di bulan Ramadhan
Hamas menegaskan, penyelenggaraan pertemuan tersebut berlangsung di tengah berlanjutnya pelanggaran dan serangan Israel terhadap kesepakatan gencatan senjata. Untuk itu, Hamas mewajibkan komunitas internasional dan anggota dewan yang hadir untuk mengambil langkah praktis guna memaksa Israel menghentikan agresi, membuka pintu perlintasan, mengizinkan bantuan kemanusiaan tanpa batas, dan segera memulai upaya rekonstruksi.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menlu AS Marco Rubio selepas menandatangani keanggotaan di Board of Peace di Gedung Putih, Washington, AS, Rabu (11/2/2026). - (X/Netanyahu)
Hamas juga menyerukan kepada pihak-pihak internasional dan mediator untuk memikul tanggung jawab dalam memastikan implementasi langkah-langkah yang telah disepakati. Hal ini termasuk mencegah Israel menghalangi kewajiban kemanusiaan dan politik, serta bekerja secara serius untuk membangun gencatan senjata permanen.
"Upaya internasional yang tulus untuk menstabilkan Gaza harus mengatasi akar penyebab krisis, yakni pendudukan Israel, serta mengakhiri kebijakan agresifnya," tulis pernyataan Hamas.
Dana rekonstruksi 10 miliar dolar AS
Pertemuan perdana Dewan Perdamaian di Washington turut dihadiri oleh Ali Shaath, Kepala Komite Teknokrat Palestina yang mengelola urusan Gaza. Dalam pidato pembukaannya, Presiden Trump mendeskripsikan situasi di Gaza sebagai hal yang "kompleks namun menunjukkan kemajuan luar biasa."
Dalam kesempatan tersebut, Trump mengumumkan bahwa Amerika Serikat akan menyumbangkan dana sebesar 10 miliar dolar AS untuk rekonstruksi Gaza. Ia menyebut angka tersebut sangat kecil dibandingkan dengan biaya keseluruhan perang, yang ia ibaratkan setara dengan "biaya pertempuran selama dua pekan."
Tim pertahanan sipil Palestina bekerja untuk menemukan sisa-sisa 67 anggota keluarga Abu Nasr dari bawah reruntuhan rumah mereka yang hancur dalam serangan udara Israel di Beit Lahia, utara Kota Gaza, 15 Februari 2026. - ( EPA/MOHAMMED SABER)
Ikuti Whatsapp Channel Republika
sumber : Antara
Advertisement
board of peace
dewan perdamaian
dewan perdamaian pbb
hamas
hamas soal board of peace
palestina
jangan lupakan palestina
Berita Terkait
Khazanah - 17 April 2026, 06:02
Arab Saudi Sambut Baik Gencatan Senjata di Lebanon
Khazanah - 16 April 2026, 21:28
Dikawal Polisi, Pemukim Israel Serbu Masjid Al Aqsa
Khazanah - 16 April 2026, 16:42
Iran Ingatkan Bahaya Provokasi AS di Teluk Persia
Khazanah - 16 April 2026, 09:58
Komandan AD Pakistan Tiba di Teheran, Sampaikan Pesan AS
Khazanah - 16 April 2026, 06:59
Kutuk Agresi Militer AS-Israel, MUI Minta PBB Direformasi
Ameera - 15 April 2026, 17:47
Buntut Pernyataan Pro Palestina, DJ Haram Terancam Dilarang Masuk Inggris
Khazanah - 15 April 2026, 06:30
Hamas Minta PBB Lindungi Armada Global Sumud Flotilla 2.0 yang akan Menembus Blokade Gaza
Khazanah - 14 April 2026, 14:41
Iran Kecam Penodaan Masjid Al Aqsa oleh Menteri Israel
Berita Lainnya
Ameera - Jumat , 17 Apr 2026, 07:49 WIB
Jin BTS Ungkap Tantangan Jadi Member Tertua, Fisik Nggak Seprima Dulu
Ameera - Jumat , 17 Apr 2026, 07:37 WIB
Membumikan Prinsip ESG di Gemerlap Panggung Puteri Indonesia 2026
Ameera - Jumat , 17 Apr 2026, 07:27 WIB
Kuliner Indonesia Borong Penghargaan di Kanada
Ameera - Jumat , 17 Apr 2026, 07:20 WIB
Panduan Praktis Menghadapi Serangan Panik di Tempat Umum
Ameera - Jumat , 17 Apr 2026, 05:30 WIB
Lama Jadi Spekulasi, Sheila On 7 Dipastikan Tampil pada Konser Poliponi di Bali




