Demokrat Jatim: Kelakar Bahlil Tunjukkan Kualitas Emil Dardak
Sumber Foto: TIMES Surabaya
Nasional

Demokrat Jatim: Kelakar Bahlil Tunjukkan Kualitas Emil Dardak

Surabaya – DPD Partai Demokrat Jawa Timur merespons santai kelakar Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, yang menyebut Wakil Gubernur Jatim terpilih, Emil Elestianto Dardak, hampir bergabung dengan partai beringin. Demokrat menegaskan posisi Emil sebagai nakhoda utama di Jatim tidak akan goyah oleh gimik politik.

Kepala Bakomstra DPD Demokrat Jatim, Muhammad Arbayanto menyatakan, pernyataan Bahlil dalam HUT Golkar tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap kualitas figur Emil Dardak. Menurutnya, wajar jika partai besar seperti Golkar menaruh minat pada kader potensial Demokrat.

"Kami melihatnya sebagai bentuk pengakuan bahwa Emil Dardak adalah figur strategis dengan magnet politik yang kuat. Jadi, kalau ada 'godaan' atau kelakar seperti itu, itu hal biasa dalam dinamika politik," ujar Arbayanto, Kamis (19/2/2026).

Arbayanto menekankan, hingga saat ini tidak ada masalah internal maupun sinyal perpindahan partai. Ia memastikan loyalitas Emil kepada partai berlambang Mercy tersebut tetap solid. Apalagi, saat ini Emil menjabat sebagai Ketua DPD Demokrat Jatim yang memegang mandat penuh untuk membesarkan partai di wilayah tersebut.

Lebih lanjut, Anggota DPRD Jatim ini menganalisis bahwa pernyataan Bahlil justru mempertegas kuatnya hubungan koalisi antara Demokrat dan Golkar, khususnya dalam mendukung kepemimpinan Khofifah-Emil di Jawa Timur.

Alih-alih dianggap sebagai ancaman pembajakan kader, hal ini dipandang sebagai bukti keharmonisan antarpartai di dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM).

"Candaan itu justru mengonfirmasi bahwa Emil adalah aset penting bagi koalisi. Tidak ada kekhawatiran dari kami. Fokus kami saat ini adalah mengawal pembangunan Jawa Timur ke depan," tegasnya.

Pihak Demokrat Jatim meyakini Emil Dardak memiliki integritas dan komitmen panjang untuk tetap memimpin Demokrat di Jawa Timur, terlepas dari segala narasi diplomasi politik yang muncul di ruang publik. (*)