Delapan Pemain Asing Proliga 2026: Skill Dunia Siap Tingkatkan Kompetisi
RADAR TULUNGAGUNG - Proliga 2026 kembali menyita perhatian penggemar bola voli Indonesia.
Kompetisi bola voli tertinggi di Tanah Air ini menghadirkan kehadiran pemain asing berkualitas dunia yang siap mengangkat level permainan para atlet lokal.
Setiap tim diwajibkan menggunakan minimal satu hingga maksimal dua pemain asing, yang berasal dari berbagai benua seperti Asia, Eropa, Amerika, hingga Afrika.
Kehadiran mereka diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi pemain lokal untuk meniru teknik, strategi, dan skill bertanding yang sudah teruji di kompetisi internasional.
Kehebatan Pemain Asing di Proliga 2026
Salah satu pemain asing yang paling diperbincangkan adalah Anastasia Guera dari Bandung BJB Tandamata.
Berposisi sebagai outside hitter, Anastasia berasal dari Italia dan telah berpengalaman di liga top dunia, termasuk Liga Italia, Liga Turki, dan Liga Cina.
Dengan tinggi badan 187 cm dan usia 29 tahun, pemain ini juga pernah menjadi bagian dari timnas bola voli putri Italia, menjadikannya contoh ideal bagi atlet muda Indonesia.
Dengan tinggi badan 190 cm dan usia 33 tahun, Anna pernah membela timnas Serbia serta berkompetisi di liga top Eropa, seperti Liga Italia, Liga Turki, dan Liga Polandia. Debutnya di Indonesia langsung menempatkannya sebagai top skor tim.
Debut impresif juga ditunjukkan oleh Veronica Zlagowska, pemain baru Jakarta Livin Mandiri dari Polandia.
Outside hitter berusia 24 tahun ini mencetak 32 poin saat melawan Bonska Plus Pupuk Indonesia, menegaskan Livin Mandiri sebagai tim yang patut diperhitungkan di Proliga 2026.
Tinggi badan 189 cm membuat Veronica memiliki jangkauan menyerang yang luas, sehingga sulit dikalahkan oleh para middle blocker lawan.
Pemain Asing Senior dengan Pengalaman Global
Di sektor Bonska Plus Pupuk Indonesia, Alexandra “Sasa” Bitsenko asal Ukraina menempati posisi outside hitter.
Lahir pada 23 November 1995, dengan tinggi 193 cm, Sasa kini memasuki tahun keduanya di Proliga setelah sebelumnya membela Pertamina Vastron pada 2023
Pengalaman Sasa mencakup liga elit dunia seperti Liga Turki, Liga Jepang, dan Liga Filipina.
Jakarta Elektrik PLN Mobile juga menurunkan pemain grade A asal Belanda, Kalist PL, yang meski berposisi asli sebagai opposite hitter, kini memainkan peran ganda sebagai outside hitter dan resif.
Lahir pada 26 Oktober 1995 dan memiliki tinggi 190 cm, Kalist PL dikenal karena ketajaman serangan dan kemampuannya di resif, menjadikannya andalan klub.
Pengalaman dan Keberanian di Lapangan
Tim Jakarta Pertamina Enduro menampilkan Wilma Salas dari Kuba, outside hitter berusia 34 tahun dengan tinggi badan 191 cm.
Wilma sudah malang melintang di liga top dunia seperti Liga Turki, Liga Italia, dan Liga Polandia, serta pernah membela timnas Kuba.
Pengalamannya membuatnya menjadi pemain yang sulit ditaklukkan, meskipun beberapa kali menjadi target resif lawan.
Sementara itu, Neriman Ozoy, outside hitter asal Turki, memperkuat Jakarta Elektrik PLN Mobile.
Usia 37 tahun dan pengalaman panjang di berbagai kompetisi membuat Neriman menjadi salah satu top skor Proliga 2026 di sektor putri, memberikan contoh ketahanan fisik dan strategi permainan yang matang bagi pemain lokal.
Terakhir, Surabaya Samator menurunkan Livian Tabuada Dias, setter asal Kuba, yang lahir pada 4 Oktober 1998 dengan tinggi 199 cm.
Prestasinya termasuk penghargaan Best Setter Proliga 2025. Livian juga pernah tampil di VNL dan World Championship, menjadikannya pemain asing dengan skill dunia yang layak ditiru oleh pemain lokal.
Kehadiran delapan pemain asing top ini di Proliga 2026 tidak hanya menambah daya tarik kompetisi, tetapi juga menjadi kesempatan emas bagi pemain Indonesia untuk belajar dan mengembangkan kemampuan di level internasional.
Dengan kombinasi pengalaman, teknik, dan strategi, Proliga tahun ini diprediksi menjadi salah satu musim yang paling kompetitif dan menghibur bagi penggemar bola voli Tanah Air.




