Cek Skor Kredit Gratis Melalui Aplikasi Cermati
Menjaga riwayat kredit tetap bersih menjadi kunci utama agar pengajuan pinjaman di bank atau penyedia pinjaman online (pinjol) resmi OJK disetujui. Selain faktor penghasilan, lembaga keuangan rutin melakukan pengecekan laporan kredit untuk melihat apakah calon nasabah memiliki catatan kredit macet atau gagal bayar.
Kini, masyarakat dapat memantau informasi laporan kredit tersebut secara mandiri melalui smartphone menggunakan aplikasi Cermati. Layanan ini memudahkan individu untuk memverifikasi data pinjaman yang masih tertunggak sebagai acuan rencana keuangan di masa depan.
Untuk memulai proses pengecekan, Anda wajib mengunduh aplikasi resmi Cermati melalui Google Play Store atau Apple App Store. Pastikan menggunakan platform resmi guna menjaga keamanan data pribadi. Setelah aplikasi terpasang, lakukan pendaftaran akun dengan mengisi identitas dasar seperti nama lengkap sesuai KTP, nomor ponsel aktif, serta alamat email.
Jika akun sudah siap, silakan login dan pilih menu 'Laporan Kredit' yang tersedia di halaman beranda. Tekan tombol 'Cek Sekarang' untuk memulai pengajuan. Proses selanjutnya melibatkan verifikasi identitas di mana pengguna diminta mengunggah foto KTP dan melakukan sesi foto selfie (verifikasi wajah). Pastikan seluruh data yang dimasukkan telah sesuai dengan dokumen fisik sebelum menekan tombol konfirmasi.
Sistem kemudian akan memproses verifikasi berkas dalam kurun waktu tertentu. Begitu verifikasi berhasil, detail laporan kredit akan muncul secara otomatis di dalam aplikasi, mencakup informasi pinjaman aktif maupun riwayat pembayaran di masa lalu.
Skema Biaya dan Paket Layanan
Cermati menyediakan akses gratis untuk nasabah yang melakukan pengecekan laporan kredit untuk pertama kalinya. Namun, jika pengguna ingin melakukan pengecekan berkala di kemudian hari, tersedia beberapa pilihan paket berbayar sebagai berikut:
Jenis Layanan Harga
1 Kali Pengecekan Rp 19.000
3 Kali Pengecekan Rp 49.000
6 Kali Pengecekan Rp 69.000
Dengan memantau laporan kredit secara rutin, calon debitur dapat memastikan validitas data keuangan mereka sebelum melakukan pengajuan kredit yang lebih besar, seperti KPR atau kredit kendaraan bermotor.




