Putusnya Jalur Semarang-Grobogan, Polisi Alihkan Arus Lalu Lintas
Demak: Jalur penghubung penting antara Semarang dan Grobogan mengalami putus total akibat jebolnya tanggul di Sungai Tuntang, yang menyebabkan amblesnya badan jalan. Situasi ini memaksa pihak kepolisian untuk mengalihkan arus lalu lintas demi menjaga keselamatan dan kelancaran pengguna jalan.
Kasatlantas Polres Demak, AKP Thoriq Azis, melalui KBO Lantas Iptu Djoko Prayitno, menjelaskan bahwa jalan yang terputus merupakan akses utama dari Purwodadi menuju Semarang dan sebaliknya. "Karena jalur tersebut tidak bisa dilalui, maka arus dari arah Godong kami alihkan di wilayah Polres Demak melalui Jalur Dempet, Wonosalam, selanjutnya menuju Jalan Layang Demak atau Jalan Lingkar Demak," ungkapnya saat dikonfirmasi.
Bagi pengendara dari arah Semarang yang ingin menuju Purwodadi, pihak kepolisian menyarankan untuk menggunakan jalur Pantura Demak. Pengalihan ini juga dirancang untuk menampung limpahan arus kendaraan dari Purwodadi dan wilayah hukum Polrestabes Semarang.
Berdasarkan pantauan, kerusakan pada jalur utama Semarang–Purwodadi di Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, mencapai panjang 18 meter akibat tergerus arus sungai. Di sisi Demak, tanggul Sungai Tuntang di Desa Kebonagung jebol sepanjang 25 meter dan menggerus badan jalan beton hingga 20 meter.
Untuk mengurangi kepadatan, polisi telah menyiapkan skema pengalihan yang berbeda untuk kendaraan kecil dan berat. Kasat Lantas Polres Grobogan, AKP Kumala Enggar Anjarani, menyebutkan bahwa kendaraan pribadi dari arah Semarang menuju Purwodadi akan dialihkan melalui rute Penawangan-Wolo-Truko-Genggang Tani-Kemiri-Gubug, sementara kendaraan sumbu III ke atas diarahkan melalui Demak-Dempet-Godong untuk menghindari kemacetan di jalur permukiman.
Dari arah sebaliknya, Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Grobogan, Iptu Eko Ari Kisworo, menambahkan bahwa kendaraan sumbu tiga ke atas dari Purwodadi menuju Semarang diwajibkan putar balik melalui jalur Pantura Demak. Kendaraan kecil dapat melintas melalui rute Kemiri-Jeketro-Karangrayung-Godong-Penawangan.
Iptu Djoko menegaskan bahwa pengalihan arus lalu lintas ini bersifat sementara hingga jalan yang terputus bisa terhubung kembali. "Untuk perkiraan waktu penyelesaiannya, kami belum bisa memastikan karena itu menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi," jelasnya.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, telah meninjau lokasi dan menginstruksikan percepatan penanganan. Ia menargetkan agar dalam waktu tiga hari jalur tersebut sudah dapat dilalui dengan pemasangan jembatan Armco sebagai akses sementara. Penanganan jangka panjang akan dilakukan melalui normalisasi Sungai Tuntang bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum.
Iptu Djoko juga mengimbau pengendara untuk lebih berhati-hati saat melintas di jalur alternatif, terutama pada ruas Dempet-Wonosalam hingga Lingkar Demak yang hanya memiliki dua lajur. "Pengguna jalan diminta untuk bersabar, tertib berlalu lintas, dan tidak saling mendahului karena kapasitas jalan terbatas, tidak seperti jalur Pantura," tambahnya.
Bupati Demak menyampaikan bahwa terdapat patahan jalan strategis yang menghubungkan Demak-Grobogan-Semarang. Pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi serta TNI-Polri untuk mempercepat penanganan. "Instruksi dari Gubernur, setidaknya dalam satu minggu jalur tersebut bisa terhubung kembali. Air juga sudah mulai surut di wilayah jebol Kebonagung," ujarnya.




