Peningkatan Permohonan Informasi di PENS Pasca Pembukaan Jalur SNBP
Sumber Foto: LintasJatimNews.com
Jalur Berita

Peningkatan Permohonan Informasi di PENS Pasca Pembukaan Jalur SNBP

Surabaya, lintasjatimnews – Sejak dibukanya pendaftaran Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) melalui Jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) pada 3 Februari lalu, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) mencatat peningkatan signifikan dalam permohonan informasi terkait jalur seleksi dan keketatan program studi yang tersedia. Hal ini diungkapkan oleh Andri Suryandari, M.Med.Kom., PPID Pelaksana PENS pada Sabtu (7/2).

Andri menyatakan bahwa mayoritas pemohon informasi berasal dari wilayah Surabaya dan Sidoarjo, namun tidak sedikit juga yang datang dari daerah sekitar di Jawa Timur seperti Gresik, Bangil, dan Mojokerto. Bahkan, ada pemohon yang berasal dari luar Jawa Timur, termasuk Jakarta, Bandung, dan Pekanbaru. Tercatat pula pengunjung terjauh berasal dari Jayapura yang tertarik untuk mengikuti seleksi dan melihat kampus secara langsung. Dalam hal ini, PENS telah menyiapkan petugas untuk melayani permintaan informasi terkait penerimaan mahasiswa baru dan informasi lainnya.

Peningkatan jumlah pemohon ini menunjukkan tingginya rasa ingin tahu masyarakat mengenai pendidikan di Politeknik, serta keinginan untuk memastikan berbagai jalur seleksi yang tersedia. Data mengenai pendaftar pun semakin meluas, mencerminkan peningkatan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang pendidikan Politeknik di Indonesia.

Andri menjelaskan bahwa banyak calon pendaftar yang datang langsung, seringkali didampingi oleh orang tua mereka. Mereka umumnya menanyakan berbagai hal terkait jalur seleksi, informasi program studi, biaya pendidikan, dan tingkat keketatan program. Meskipun informasi tersebut dapat diakses melalui situs resmi PMB PENS di pmb.pens.ac.id, antusiasme pengunjung tetap tinggi.

Tahun ini, kuota penerimaan mahasiswa baru di PENS meningkat menjadi 3.000 mahasiswa. Pembagian kuota untuk masing-masing jalur tetap sama seperti tahun sebelumnya, yaitu 30% untuk Jalur SNBP, 40% untuk Jalur SNBT, dan 30% untuk Jalur Mandiri. Peningkatan kuota ini sejalan dengan penambahan tiga program studi baru yang diresmikan oleh Prof. Moch. Zen Samsono Hadi, ST, M.Sc., Ph.D., Wakil Direktur Bidang Akademik. Program studi baru tersebut meliputi:

  • Sarjana Terapan Bisnis Digital
  • Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Perancangan Manufaktur
  • Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Keselamatan (K3)

Selain itu, PENS juga membuka Program Kelas Internasional yang meliputi program Double Degree dan Joint Degree dengan beberapa negara, termasuk Amerika, Perancis, Cina, Taiwan, Jepang, dan Malaysia. Ini diharapkan dapat memperluas kesempatan bagi pendaftar.

Kelas Internasional tersedia untuk enam program studi, antara lain:

  • Sarjana Terapan Teknik Elektronika
  • Sarjana Terapan Teknologi Game

Prof. Zen juga berpesan kepada pendaftar yang telah dinyatakan eligible dari sekolahnya untuk memaksimalkan peluang melalui jalur SNBP. Selain nilai rapor, kriteria penyaringan juga akan didasarkan pada prestasi yang dicantumkan dalam portofolio. Semua bentuk prestasi, baik dalam lomba sains maupun non-sains, pengalaman berorganisasi, dan prestasi lainnya, diharapkan dapat didaftarkan.

Ia mengingatkan pentingnya kesiapan dan kemantapan diri dalam menentukan pilihan program studi, untuk menghindari kesalahan dalam memilih prodi yang tidak sesuai. Pada Kamis lalu, PENS juga menggelar forum diskusi dan sosialisasi terkait penerimaan mahasiswa baru di PSDKU PENS, kampus Lamongan, yang dihadiri oleh sekitar 55 orang Guru BK dari berbagai sekolah di Kabupaten Lamongan. Acara tersebut berlangsung dengan antusiasme tinggi dari peserta.