Pendaki Hilang di Jalur Kawah Ijen, Tim SAR Dikerahkan untuk Pencarian
Banyuwangi, Jawa Timur - Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kantor SAR) Banyuwangi melaporkan seorang pendaki yang hilang di jalur pendakian Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen pada hari Rabu. Pendaki yang dinyatakan hilang tersebut bernama Muhammad Dzikri Maulana, seorang warga dari Desa Tamansari, Kecamatan Licin.
Kepala Kantor SAR Banyuwangi, I Made Oka Astawa, menjelaskan bahwa informasi mengenai hilangnya pendaki tersebut diterima dari Bapak Evil, perwakilan Potensi SAR BSI, pada pukul 20.05 WIB. Dikatakan bahwa Muhammad Dzikri Maulana berangkat mendaki bersama empat rekannya.
Setibanya di puncak Kawah Ijen, pendaki tersebut terpisah dari rombongannya dan hingga saat ini belum berhasil ditemukan. Pihak keluarga, bersama warga dan tim terkait, telah melakukan pencarian awal di sekitar lokasi kejadian.
Berdasarkan laporan yang diterima, peristiwa hilangnya pendaki diperkirakan terjadi sekitar pukul 08.30 WIB di jalur pendakian Kawah Ijen dengan koordinat 8°3'41.68"S 114°14'45.83"T. Menanggapi situasi ini, tim rescue dari Kantor SAR Banyuwangi segera bergerak menuju lokasi malam ini.
Operasi pencarian ini melibatkan tujuh personel rescue, dan didukung oleh berbagai unsur, termasuk BPBD Banyuwangi, Polsek Licin, Koramil Licin, KSDA Gunung Ijen, Banyuwangi SAR Independent, serta masyarakat setempat. Oka Astawa menegaskan bahwa tim gabungan akan melakukan pencarian secara maksimal sambil tetap memperhatikan faktor keselamatan personel yang terlibat.




