Pencarian Pendaki Hilang di Kawah Ijen Diperluas oleh SAR Banyuwangi
Banyuwangi, Jawa Timur - Upaya pencarian pendaki yang hilang di jalur Taman Wisata Alam Kawah Ijen diperluas oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kantor SAR) Banyuwangi. Muhammad Dzikri Maulana, seorang pendaki asal Desa Tamansari, Kecamatan Licin, dilaporkan hilang pada Rabu (18/2) setelah terpisah dari rombongannya saat mendaki.
Kepala Kantor SAR Banyuwangi, I Made Oka Astawa, mengungkapkan bahwa pencarian memasuki hari kedua dengan pembagian tugas yang lebih terstruktur. Pada pukul 06.30 WIB, seluruh tim melakukan briefing dan membagi kekuatan menjadi dua unit pencarian (Search and Rescue Unit/SRU).
Tim pencari yang terlibat terdiri dari 41 personel gabungan, termasuk Tim Rescue dari Kantor SAR Banyuwangi, BPBD Banyuwangi, Polsek Licin, Koramil Licin, KSDA Gunung Ijen, serta anggota Banyuwangi SAR Independen dan masyarakat setempat.
SRU pertama fokus melakukan penyisiran di jalur pendakian dari Paltuding menuju puncak Kawah Ijen, yang memiliki jarak sekitar 3,6 kilometer, menggunakan metode hasty search. Sementara itu, SRU kedua melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian dengan pola open grid (type II) seluas satu kilometer persegi untuk memastikan semua area telah tercover.
Cuaca di lokasi pencarian dilaporkan berawan dan relatif mendukung, memungkinkan tim untuk melanjutkan operasi dengan maksimal. Oka Astawa menekankan pentingnya keselamatan personel selama proses pencarian ini.




