Peluncuran Aplikasi Smart Maps Dukung UMKM dan Industri Lokal di Mojokerto
Peluncuran aplikasi inovatif Smart Maps dalam sebuah seminar produk yang digelar di Ayola Sunrise Hotel, Mojokerto, Rabu (24/12/2025).(HB/GOnews.id)
Bagikan
Mojokerto – Decaa.id, bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, meluncurkan inovasi terbaru berupa aplikasi Smart Maps dalam sebuah seminar produk yang digelar di Ayola Sunrise Hotel Mojokerto pada Rabu (24/12). Aplikasi ini hadir sebagai solusi digital untuk membantu perusahaan ritel skala menengah hingga besar dalam memetakan performa pasar secara lebih presisi dan efisien.
Kolaborasi antara praktisi teknologi dari Decaa.id dan akademisi dari UNS Surakarta bertujuan untuk menyediakan data akurat yang dapat digunakan oleh para pelaku usaha serta pemangku kepentingan dalam mengambil keputusan strategis yang lebih tepat sasaran. Tidak hanya menampilkan peta geografis, aplikasi Smart Maps juga menyajikan informasi mengenai keterhubungan antar-industri, rantai pasok, serta potensi pengembangan UMKM.
Sinergi Berbagai Sektor Industri
Seminar yang berlangsung interaktif ini dihadiri oleh berbagai elemen pengusaha dan organisasi penting di Kota Mojokerto. Kehadiran para tokoh bisnis tersebut semakin menegaskan pentingnya pemetaan digital guna meningkatkan efisiensi usaha. Beberapa perwakilan yang hadir di antaranya:
Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Mojokerto
Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI)
Perkumpulan Pengusaha Alas Kaki Mojokerto (PPAKM) dan UMKM Griyo Sepatu
Industri Pengolahan Kayu serta Industri Palet Kayu
Komunitas Tanaman Hias Mojokerto
Wahana Lingkungan Hidup dan Asosiasi Mahasiswa
Transformasi Digital untuk UMKM
Dalam acara tersebut, perwakilan dari Decaa.id, Aditya, selaku Direktur Utama, menyampaikan bahwa aplikasi Smart Maps diharapkan dapat membantu sektor-sektor unggulan di Mojokerto, seperti industri alas kaki, untuk lebih dikenal secara luas. “Dengan hadirnya Smart Maps, kami menciptakan jembatan digital yang memungkinkan pembeli atau investor melihat peta kekuatan industri Mojokerto, mulai dari skala besar hingga UMKM seperti Griyo Sepatu, dalam satu akses yang mudah dan terintegrasi,” ujar Aditya.
Data Berbasis Riset untuk Keputusan yang Tepat
Keterlibatan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta dalam proyek ini memastikan bahwa data yang dihasilkan melalui aplikasi Smart Maps telah melalui kajian riset yang mendalam. Hal ini bertujuan agar aplikasi yang dikembangkan benar-benar relevan dengan perkembangan ekonomi terkini, serta memberikan manfaat yang optimal bagi para pelaku industri dan UMKM di Mojokerto.
Dengan kehadiran aplikasi Smart Maps ini, diharapkan sektor industri di Mojokerto, khususnya UMKM, dapat lebih berkembang dan terhubung dengan pasar yang lebih luas, mendukung pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan.
Staf Editor: Barack Imam
Share. Facebook WhatsApp LinkedIn Email Twitter Telegram
Previous Article TKD Pusat 316 Milyar, Pemkab Mojokerto Pangkas Anggaran ADD
Next Article Perhutani KPH Jombang Gelar Tasyakuran dan Pembinaan Jajaran Karyawan, Dorong Sinergi untuk Kelestarian Hutan
Info Lainnya
Harga Beras Mojokerto Naik, Warga Mulai Resah
Harga Emas Naik, Warga Mojokerto Tetap Berburu
Kopi Teman Lama Mojokerto Sajikan View Kereta
Biaya ATM Bank Daerah Disorot, Transparansi Dipertanyakan
Gen Z Kembangkan Usaha Kafe, Kedai Kopi RT4 Jadi Tempat Nongkrong Anak Muda di Tengah Desa
Antrean Mie Gacoan Mojokerto Tembus Dua Jam




