Mewujudkan Keterhubungan Teknologi untuk Semua Wilayah
Sumber Foto: Vietnam.vn
Sosial

Mewujudkan Keterhubungan Teknologi untuk Semua Wilayah

Kesenjangan teknologi dan kesenjangan pembangunan tetap menjadi masalah yang mendesak.

Pada Agustus 2025, 12 kelompok kerja dari Kementerian Sains dan Teknologi (MST) mengunjungi 34 provinsi dan kota untuk menilai implementasi model pemerintahan lokal dua tingkat dan desentralisasi di bidang sains dan teknologi. Salah satu masalah menonjol yang diidentifikasi adalah kurangnya sinkronisasi infrastruktur teknologi informasi, terutama di tingkat kecamatan setelah penggabungan.

Di banyak daerah, sistem peralatan sudah usang dan terfragmentasi; konektivitas data dengan Portal Layanan Publik Nasional sering terputus; dan interoperabilitas basis data seperti VNeID, pencatatan sipil, dan manajemen frekuensi radio masih bermasalah. Banyak kecamatan kekurangan petugas teknologi informasi khusus; dan petugas dengan tanggung jawab ganda kurang memiliki pelatihan mendalam di bidang kekayaan intelektual, metrologi, dan telekomunikasi.

Hingga Maret 2025, 717 desa dan dusun di seluruh negeri masih belum memiliki cakupan broadband seluler. Data lokal menunjukkan gambaran yang tidak merata: Thai Nguyen memiliki 55 desa tanpa cakupan; Lai Chau 44; Cao Bang 138 desa dan dusun dengan sinyal lemah atau tanpa sinyal sama sekali; Dong Nai sekitar 25 desa dan dusun; dan Tuyen Quang sebanyak 273 desa.

Alasannya bukanlah hal baru: medan yang terfragmentasi, populasi yang jarang, banyak permukiman hanya dengan beberapa lusin rumah tangga yang tersebar di lereng bukit; pendapatan layanan telekomunikasi yang rendah menghambat bisnis untuk berinvestasi. Tetapi konsekuensinya sangat nyata. Seiring kehidupan semakin "online," orang-orang di daerah tanpa sinyal tertinggal dalam mengakses informasi, layanan publik, kesempatan pendidikan, dan mata pencaharian.

Di komune A Vuong (kota Da Nang), pemandangan orang-orang berkendara dari satu bukit ke bukit lain untuk "mencari sinyal" sudah bukan hal yang aneh lagi. Beberapa orang dengan getir mengatakan: "Aplikasi layanan publik sudah terpasang, tetapi tanpa sinyal, itu tidak berguna." Di komune Tan Linh (Lao Cai), para pemimpin lokal mengakui bahwa infrastruktur informasi yang lemah dan tidak memadai menghambat upaya pengurangan kemiskinan informasi; masyarakat kekurangan peralatan atau akses internet, sehingga sulit untuk mengakses sumber informasi resmi dan layanan daring.

Jelaslah, "kesenjangan" teknologi bukan hanya kesenjangan teknis, tetapi juga kesenjangan peluang.