Konsistensi Baksos Ramadan Pasman1Tas: Delapan Tahun Membangun Kebersamaan
Sumber Foto: Kabar Tasikmalaya
Sosial

Konsistensi Baksos Ramadan Pasman1Tas: Delapan Tahun Membangun Kebersamaan

Kanal News Day - KABAR TASIKMALAYA – Kepedulian sosial yang ditunjukkan alumni Perkumpulan Alumni SMAN 1 Tasikmalaya Wilayah 3 (Pasman1Tas) patut menjadi teladan. Selama delapan tahun terakhir atau satu windu, komunitas alumni tersebut secara konsisten menggelar program Bakti Sosial Ramadan dengan menggalang donasi dari para alumni untuk membantu sesama yang membutuhkan.

Kegiatan ini menjadi bukti kuatnya rasa memiliki serta jalinan silaturahmi di antara para alumni SMAN 1 Tasikmalaya. Dukungan tersebut menjadi energi bagi pengurus Pasman1Tas untuk terus bergerak menebar manfaat bagi sesama, khususnya di bulan suci Ramadan yang penuh berkah.

Ketua Pasman1Tas Wilayah III, Epy Suhadningsih M.M.Pd didampingi Sekretaris Drs Maman Resman, mengungkapkan rasa syukur atas komitmen para alumni yang terus terjaga sehingga program sosial tahunan ini dapat berlangsung secara berkelanjutan.

“Pertama tentu kami bersyukur kegiatan bakti sosial ini bisa terlaksana secara rutin selama delapan tahun. Program ini menjadi bentuk kepedulian alumni sekaligus bukti bahwa rasa kasih sayang terhadap sesama alumni dan civitas akademika almamater tidak pernah padam,” ujar Epi.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan kekeluargaan di antara para alumni. Melalui program ini, alumni yang lebih beruntung dapat merangkul rekan-rekan alumni yang membutuhkan sehingga tercipta kebersamaan tanpa kesenjangan.

Pada tahun ini, bantuan yang diberikan berupa paket sembako senilai Rp250 ribu. Bantuan tidak hanya diberikan kepada alumni, tetapi juga kepada 26 orang di lingkungan sekolah yang terdiri dari guru PPPK paruh waktu, petugas caraka, serta tenaga keamanan.

Ketua pelaksana kegiatan, Hengky Herman, menyebutkan jumlah bantuan yang disalurkan mencapai 210 paket, melampaui target awal sebanyak 200 paket. “Jumlah bantuan tahun ini meningkat dibandingkan tahun lalu yang masih di bawah 200 paket. Untuk alumni yang sedang sakit, bantuan kami antar langsung ke rumahnya,” jelas Hengky.