Konser Amal Pemuda GMIT Koinonia Dukung Ekonomi Solidaritas di Kupang
Sumber Foto: SERGAP
Hiburan

Konser Amal Pemuda GMIT Koinonia Dukung Ekonomi Solidaritas di Kupang

SERGAP.CO.ID

KUPANG, || Di tengah geliat ekonomi Kota Kupang yang bertumpu pada sektor jasa dan perdagangan, inisiatif sosial berbasis komunitas kembali menunjukkan daya hidupnya.

Bacaan Lainnya

Diduga SPPG Sindanglaya Pagelaran Minim Sarpras, Parkiran Gunakan Halaman Warga Ipal Dipertanyakan

Selasa Menyapa Di Parado, Bupati dan Wakil Bupati Bima Serahkan Beragam Bantuan

Wakil Bupati Sumba Tengah Kukuhkan 56 Pejabat Lingkup Pemkab

Pemerintah Kota Kupang memberi dukungan terhadap rencana konser amal yang digagas Pemuda Lingkungan V GMIT Koinonia Kupang dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-30. Bagi pemerintah, kegiatan ini bukan sekadar perayaan rohani, melainkan praktik nyata ekonomi solidaritas di tingkat akar rumput.

Dukungan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, saat menerima audiensi panitia di ruang kerjanya, Rabu (25/2). Dalam pertemuan itu, panitia memaparkan konsep kegiatan yang menggabungkan ibadah syukur dan konser pujian dengan agenda utama penggalangan dana bagi jemaat yang membutuhkan, khususnya di wilayah pinggiran kota.

Ketua Tim Pelayanan Yosua Cornelis menjelaskan, perayaan tiga dekade pemuda gereja tidak ingin berhenti pada seremoni. Konser amal dirancang sebagai instrumen penghimpunan dana, membuka ruang partisipasi publik melalui donasi langsung maupun daring. Skema ini, menurutnya, menjadi cara generasi muda mengelola momentum sukacita menjadi energi sosial yang produktif.

Konser dijadwalkan berlangsung 7 Maret 2026 di Aula El Tari, diawali ibadah singkat dan dilanjutkan pertunjukan talenta lokal. Donasi yang terkumpul akan disalurkan sepekan setelah acara, tepatnya 15 Maret 2026. Panitia memastikan mekanisme pengumpulan dan distribusi bantuan dilakukan secara terbuka dan akuntabel.

Bagi Wakil Wali Kota, model kegiatan seperti ini mencerminkan peran komunitas keagamaan sebagai simpul ekonomi sosial.

“Merayakan ulang tahun dengan berbagi adalah wujud nyata iman yang diimplementasikan dalam tindakan sosial. Pemerintah Kota Kupang pada prinsipnya mendukung dan mengapresiasi inisiatif ini,” ujarnya.

Ia juga membuka ruang koordinasi dengan perangkat daerah terkait agar pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai ketentuan. Bahkan secara pribadi, Serena menyatakan akan menyumbangkan koleksi gaun, tas, dan kain tenun untuk dilelang dalam rangkaian konser amal. Hasil lelang itu sepenuhnya diperuntukkan bagi kegiatan sosial pemuda gereja.

Audiensi berlangsung hangat dan ditutup dengan doa bersama. Namun lebih dari itu, konser amal ini merekam satu hal penting: ketika komunitas bergerak, solidaritas bisa menjadi kekuatan ekonomi alternatif.

Di kota yang terus bertumbuh seperti Kupang, inisiatif berbagi semacam ini bukan hanya soal kepedulian, melainkan investasi sosial bagi ketahanan bersama.

(Desy)

Post Views: 183

Sebarkan

Navigasi pos

Pos sebelumnya Sason Helan Kembali Maju, Arsitek Pertumbuhan Koperasi Kredit Swastisari Siap Bertarung di Pra-RAT 2026

Pos berikutnya Diduga Tak Terima Diberitakan, Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuduh Media Sepihak, GOWIL: Hak Jawab Harus Proporsional

Pos terkait

Diduga SPPG Sindanglaya Pagelaran Minim Sarpras, Parkiran Gunakan Halaman Warga Ipal Dipertanyakan

Selasa Menyapa Di Parado, Bupati dan Wakil Bupati Bima Serahkan Beragam Bantuan

Wakil Bupati Sumba Tengah Kukuhkan 56 Pejabat Lingkup Pemkab

Kades Sumberdadi Usulkan jalan Usaha Tani untuk Pengangkutan Hasil Tani Biar Lebih Mudah

Gaji Menunggak dan Diduga Ada Ancaman PJO, Karyawan PT SCU di Muara Enim Gelar Mogok Kerja

Suasana Haru Warnai Pelepasan Brigjen Pol Baskoro Tri Prabowo di Polda NTT