Kondisi Jalan Pantura Cirebon: Ancaman Nyawa bagi Pengendara
Sumber Foto: Suara Cirebon
Jalur Berita

Kondisi Jalan Pantura Cirebon: Ancaman Nyawa bagi Pengendara

Kondisi jalan pantura di Cirebon saat ini menjadi perhatian serius, terutama bagi pengendara sepeda motor. Di sepanjang jalur ini, banyak lubang yang menganga, menciptakan potensi bahaya bagi pengguna jalan. Sebagian besar pengendara sepeda motor merasakan bahwa melintasi jalur ini seperti mempertaruhkan nyawa.

Pemandangan kendaraan yang tiba-tiba mengerem atau bergerak zig-zag sudah menjadi hal yang biasa di jalan tersebut. Sopir truk dan bus juga terpaksa memperlambat kendaraan mereka karena kondisi jalan yang mengalami kerusakan parah, yang dapat menjebak siapa saja yang lengah.

Memasuki malam hari, jalur Pantura Cirebon semakin berisiko, berubah menjadi area gelap yang rawan kecelakaan. Masyarakat setempat bahkan menjulukinya sebagai "jalur tengkorak". Lubang-lubang yang terpantau di jalan ini bervariasi, dengan diameter antara 15 hingga 50 centimeter dan kedalaman berkisar antara 7 hingga 20 centimeter.

Curah hujan yang tinggi belakangan ini menyebabkan genangan di jalan, yang semakin menyulitkan pengendara untuk mengenali lubang-lubang tersebut. Jalan Pantura Cirebon merupakan jalur utama bagi kendaraan berat seperti truk dan trailer, yang mempercepat kerusakan pada aspal dan memunculkan lubang-lubang baru.

Di tengah situasi ini, para pengendara dan masyarakat berharap agar pemerintah segera melakukan perbaikan. Dadi, seorang pengendara yang setiap hari melintasi jalur ini, mengungkapkan kekhawatirannya. Ia menilai bahwa kondisi jalan berlubang ini telah berlangsung lama, meskipun ia sudah terbiasa dengan situasi tersebut.

"Padahal Pantura itu jalur cepat, dari motor sampai truk jarang yang pelan," ujarnya. Dadi menambahkan bahwa kecelakaan akibat jalan berlubang bukanlah hal baru, terutama bagi pengendara roda dua yang paling rentan terjatuh ketika melewati lubang atau mencoba menghindarinya.

Isnayah, seorang pemilik warung di tepi jalan Pantura, juga menyaksikan banyaknya kecelakaan akibat kondisi jalan yang buruk. Warungnya seringkali menjadi tempat singgah darurat bagi korban kecelakaan. Ia mengungkapkan, "Di sini sering ada kecelakaan, apalagi kalau malam jalannya gelap, lubangnya dalem-dalem." Isnayah juga sering membantu pengendara yang terjatuh, baik dengan memberikan air minum maupun menghubungi keluarga korban.

"Banyak yang celaka gara-gara jalan berlubang. Maunya ya cepat diberesin," tuturnya.