Kesenjangan Infrastruktur di Dusun Pucukan, Sidoarjo: Tantangan Akses Pendidikan dan Kesehatan
Sumber Foto: Kompasiana.com
Sosial

Kesenjangan Infrastruktur di Dusun Pucukan, Sidoarjo: Tantangan Akses Pendidikan dan Kesehatan

Kanal News Day - Berdasarkan publikasi Kecamatan Sidoarjo Dalam Angka yang dirilis oleh BPS, Desa Gebang memiliki jumlah penduduk sekitar 7.000 jiwa. Desa ini berada di wilayah pesisir dan sebagian besar warganya menggantungkan hidup pada sektor perikanan, tambak, dan sumber daya alam pesisir.

Dusun Pucukan merupakan salah satu dusun di Desa Gebang dengan karakteristik geografis yang unik sekaligus problematik. Wilayah ini terpisah oleh perairan dan hutan mangrove sehingga tidak memiliki akses jalan darat langsung ke pusat desa maupun kecamatan. Seluruh mobilitas warga, termasuk untuk pendidikan, kesehatan, dan ekonomi, bergantung pada transportasi air.

Kondisi geografis ini menciptakan batas yang tegas antara Dusun Pucukan dengan wilayah Sidoarjo lainnya yang telah terhubung oleh jaringan jalan raya dan transportasi umum.

Data BPS melalui publikasi Statistik Potensi Desa menunjukkan bahwa sebagian besar desa di Sidoarjo telah memiliki akses jalan aspal, listrik PLN, jaringan air bersih, dan fasilitas pendidikan dasar. Namun, wilayah pesisir tertentu masih tertinggal dalam hal aksesibilitas dan infrastruktur dasar.

Dusun Pucukan merupakan contoh konkret dari wilayah yang belum sepenuhnya terjangkau pembangunan infrastruktur. Tidak adanya jalan darat berdampak langsung pada:

Akses pendidikan

Anak-anak harus menempuh perjalanan jauh dengan perahu untuk bersekolah. Ketergantungan pada kondisi cuaca sering menghambat aktivitas belajar.

Akses kesehatan

Ketika terjadi keadaan darurat medis, warga harus menunggu perahu tersedia dan cuaca memungkinkan. Hal ini berisiko terhadap keselamatan jiwa.

Aktivitas ekonomi

Hasil tangkapan ikan dan produk tambak harus dibawa keluar dusun melalui jalur air dengan biaya tambahan transportasi.