Kemenhub Siagakan Patroli 24 Jam Antisipasi Ancaman Banjir di Jalur KA Jateng saat Mudik Lebaran 2026
Sumber Foto: Kompas.tv
Jalur Berita

Kemenhub Siagakan Patroli 24 Jam Antisipasi Ancaman Banjir di Jalur KA Jateng saat Mudik Lebaran 2026

SEMARANG – Ancaman banjir di sejumlah titik jalur kereta api di Jawa Tengah menjadi perhatian serius pemerintah menjelang periode Angkutan Lebaran 2026. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menekankan bahwa wilayah ini merupakan koridor utama pergerakan penumpang selama arus mudik dan balik, sehingga gangguan sekecil apa pun dapat memicu keterlambatan perjalanan.

Dalam Rapat Koordinasi Kesiapan Angkutan Lebaran yang diselenggarakan di Semarang, Dudy menyatakan bahwa Kementerian Perhubungan telah menyiapkan langkah-langkah antisipatif untuk menjaga keandalan layanan kereta api selama periode Lebaran. "Kami juga meminta dukungan dan kolaborasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, terutama dalam pengendalian tata air, penanganan titik genangan di sekitar jalur, serta percepatan respons jika terjadi kondisi darurat," ujarnya.

Untuk mengatasi ancaman banjir, Kementerian Perhubungan bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah menyiagakan patroli dan petugas selama 24 jam di titik-titik rawan banjir. Selain itu, upaya normalisasi drainase, penguatan prasarana, penyediaan material tanggap darurat, serta penyusunan skema rekayasa operasi dilakukan untuk mengatasi kemungkinan gangguan perjalanan.

Dudy juga mengingatkan bahwa Jawa Tengah memiliki peran sentral dalam menjaga kelancaran pergerakan di Pulau Jawa selama masa angkutan Lebaran. Oleh karena itu, mitigasi risiko bencana hidrometeorologi menjadi bagian penting dalam strategi pengamanan transportasi nasional. "Kesiapan infrastruktur dan manajemen simpul transportasi menjadi faktor yang sangat menentukan," tuturnya.

Dengan langkah-langkah mitigasi yang telah disiapkan, pemerintah berharap layanan perkeretaapian dapat tetap berjalan optimal, meskipun terdapat potensi cuaca ekstrem dan peningkatan intensitas hujan di sejumlah wilayah.