Kebijakan Darurat PUPR Kediri Tutup 3.000 Lubang Jelang Lebaran 2026
Kanal News Day - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri melaksanakan langkah darurat dengan menargetkan penutupan sekitar 3.000 titik lubang di jalan kabupaten menjelang arus mudik Lebaran 2026. Penanganan ini difokuskan pada jalur-jalur poros penghubung antarwilayah yang diperkirakan akan mengalami kepadatan arus pemudik.
Awal Kejadian
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kediri, Irwan Chandra Wahyu Purnama, menjelaskan bahwa kebijakan sementara yang diambil bertujuan untuk memastikan tidak adanya lubang dalam yang membahayakan pengguna jalan. Ia menyatakan pentingnya menutup lubang-lubang tersebut agar arus mudik berjalan aman.
Perkembangan
Irwan juga mengungkapkan bahwa kondisi jalan terganggu oleh datangnya Ramadan yang lebih awal serta musim hujan yang lebih panjang, yang memperparah kerusakan jalan. Curah hujan yang tinggi membuat tanah di bawah lapisan aspal menjadi lunak, sehingga menurunkan daya dukung jalan. Staf Bina Marga PUPR Kabupaten Kediri, Malik Abdul Aziz, menambahkan bahwa dalam 20 hari menjelang Lebaran, pihaknya menargetkan penanganan sekitar 12.000 meter persegi lubang jalan, yang setara dengan sekitar 3.000 titik lubang. Anggaran yang dialokasikan untuk program ini adalah sekitar Rp 2 miliar.
Kondisi Terakhir
Progres pekerjaan hingga akhir Februari 2026 diperkirakan baru mencapai 5–10 persen. Penanganan dibagi menjadi empat zona, dengan masing-masing zona ditangani oleh tim khusus. Metode yang digunakan adalah patching atau tambal sulam. PUPR menargetkan seluruh pekerjaan dapat rampung sebelum H-7 Lebaran, mengingat adanya pembatasan operasional kendaraan berat menjelang puncak arus mudik. Irwan menambahkan bahwa pelapisan ulang menyeluruh baru akan dilakukan setelah Lebaran.




