Kapolda Jabar Tinjau Jalur Selatan untuk Jamin Keselamatan Pemudik
Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Rudi Setiawan, melaksanakan inspeksi mendadak di berbagai titik di wilayah selatan Jawa Barat pada Kamis (5/2/2026). Kegiatan peninjauan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan personel kepolisian serta kelayakan jalur menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026.
Langkah ini diambil untuk menjamin bahwa pelayanan kepolisian tetap optimal, bahkan di daerah-daerah dengan akses yang sulit dan jauh dari pusat kota.
Fokus pada Jalur Menantang dan Polsek Terpencil
Dalam kunjungannya, Irjen Pol. Rudi Setiawan menyisir wilayah hukum Polres Cianjur, Garut, Sukabumi, hingga Tasikmalaya. Jalur selatan Jawa Barat dikenal memiliki medan yang berat, dengan kontur pegunungan yang curam dan tikungan tajam.
"Wilayah selatan memiliki karakteristik jalur yang cukup menantang. Oleh karena itu, kami melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan jalur dan Polsek-Polsek terjauh. Kami ingin memastikan tidak ada wilayah yang terlewat dalam skema pengamanan tahun ini," jelas Irjen Pol. Rudi Setiawan saat peninjauan.
Pengecekan Sarana dan Jalur Alternatif
Selain memeriksa kesiapan logistik di setiap Polsek, jenderal bintang dua ini juga memantau kondisi aspal jalan, titik-titik rawan kecelakaan (blackspot), serta kelayakan jalur alternatif. Jalur penghubung antarwilayah di selatan sering menjadi pilihan pemudik untuk menghindari kepadatan di jalur utama, sehingga kesiapan jalur tersebut menjadi sangat penting.
Kapolda menegaskan bahwa aspek keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Oleh karena itu, rekayasa lalu lintas dan penempatan personel di titik-titik rawan sudah mulai dipetakan sejak awal.
"Semua unit, termasuk yang berada di pelosok, harus siap dari sisi personel dan pelayanan. Pengamanan tidak hanya difokuskan di jalur utama, tetapi juga di jalur-jalur penghubung yang sering dilalui masyarakat saat mudik," tegasnya.
Target Operasi Ketupat Lodaya yang Kondusif
Melalui pengecekan lapangan ini, Polda Jabar berharap dapat meminimalisir berbagai potensi kendala saat arus mudik dan balik Lebaran berlangsung. Dengan kesiapan personel yang matang di tingkat Polsek, diharapkan respons terhadap gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) maupun kendala lalu lintas dapat dilakukan dengan lebih cepat.
Kesiapan yang matang ini diharapkan menjadi sinyal positif bagi para calon pemudik yang berencana melintasi jalur selatan Jawa Barat, agar perjalanan menuju kampung halaman dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif.




