Jalur Pendakian Gunung Rinjani Resmi Dibuka pada 1 April 2026
Sumber Foto: Berita Mandalika
Jalur Berita

Jalur Pendakian Gunung Rinjani Resmi Dibuka pada 1 April 2026

Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) mengumumkan bahwa jalur pendakian Gunung Rinjani akan dibuka kembali mulai 1 April 2026. Pengumuman ini disampaikan untuk mengklarifikasi informasi yang beredar bahwa pendakian akan dibuka pada 28 Maret 2026.

Kepala Balai TNGR, Budhy Kurniawan, menjelaskan bahwa penutupan jalur pendakian berlangsung dari 1 Januari hingga 31 Maret 2026. Hal ini berdasarkan Pengumuman Nomor PG.8/T.39/TU/KSA.04.01/B/12/2025 mengenai Penutupan Destinasi Wisata Alam Pendakian TNGR.

"Jadi tidak benar kita buka pendakian pada 28 Maret," ungkap Budhy dalam keterangannya di Mataram pada Kamis, 26 Februari 2026.

Dia menambahkan, masa penutupan ini digunakan untuk pemulihan ekosistem, perbaikan sarana prasarana, dan peningkatan kesiapan pengelolaan jalur pendakian. Pada 28 Maret, akan digelar rangkaian kegiatan menyambut pembukaan, dengan puncak acara berupa event “Rinjani Begawe 2026” di Teras Udayana, Mataram.

Event ini dirancang sebagai momentum untuk mengumumkan secara resmi pembukaan jalur pendakian serta mempromosikan wisata alam Rinjani. Berbagai agenda pendukung telah disiapkan, seperti:

  • Pemilihan Putri Rinjani
  • Pelatihan fotografi alam
  • Kegiatan publikasi dan kampanye sadar konservasi

Kegiatan ini diharapkan dapat melibatkan masyarakat, pelaku wisata, dan komunitas pecinta alam, dengan konsep yang mirip dengan gerakan “Rinjani Meriri”.

Balai TNGR berharap pembukaan kembali jalur pendakian di awal April ini dapat mendorong kebangkitan pariwisata di Nusa Tenggara Barat (NTB) sambil tetap menjaga prinsip konservasi. Budhy menegaskan bahwa pembatasan kuota dan sistem pemesanan daring akan diterapkan untuk mengendalikan jumlah pendaki dan menjaga kelestarian kawasan.