Jalur Alternatif untuk Hindari Kemacetan di Jalan Latumenten Terkait Pembangunan Flyover
Jakarta (ANTARA) - Dinas Bina Marga DKI Jakarta menginformasikan adanya jalur alternatif bagi para pengendara yang ingin menghindari kemacetan di Jalan Latumenten seiring dengan pembangunan jalan layang (flyover) yang sedang berlangsung di area tersebut.
Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinar Wenny, menjelaskan bahwa pengendara yang datang dari arah barat, khususnya dari Jalan Daan Mogot menuju Jakarta Utara, dapat menggunakan Jalan Pangeran Tubagus Angke sebagai rute alternatif. Selain itu, pengendara dari Jalan Daan Mogot juga bisa melewati kawasan Pesing yang akan mengarah ke persimpangan Latumenten dan kawasan Jembatan Dua.
Untuk pengendara yang datang dari arah utara atau Kota, Wenny menyarankan untuk melalui Jalan KH Moh Mansyur. Rute alternatif ini akan melintasi Jalan KH Hasyim Asyari dan berakhir di Jalan Kyai Tapa, Grogol Petamburan.
Wenny mengingatkan para pengendara untuk tetap berhati-hati saat melintas, terutama di area proyek yang sedang berlangsung di Jalan Latumenten. Ia juga mengimbau agar pengendara mematuhi rambu lalu lintas demi keselamatan bersama.
Pembangunan flyover di Latumenten ditargetkan akan rampung pada Desember 2026. Pembaruan proyek yang sedang berlangsung mencakup berbagai pekerjaan seperti perancangan, pengalihan arus lalu lintas, borepile, pilecap, drainase, serta operasional halte busway sementara.
Menurut Wenny, flyover ini dirancang untuk menghubungkan berbagai moda transportasi publik dan mengurangi kemacetan di area tersebut. Pembangunan ini juga diharapkan dapat mengintegrasikan layanan moda transportasi Kereta Api dengan moda transportasi Transjakarta.




