Inovasi Edukasi Narkoba AKP Sutargo Dikenal di POLRI TV
Sumber Foto: Kanal Kalimantan
Pojok Kanal

Inovasi Edukasi Narkoba AKP Sutargo Dikenal di POLRI TV

Ajun Komisaris Polisi (AKP) Sutargo, yang saat ini menjabat sebagai Kasat Narkoba Polres Hulu Sungai Utara (HSU), menerima apresiasi dari Mabes Polri atas inisiatifnya dalam memberikan edukasi mengenai bahaya narkoba. Belum lama ini, Sutargo diundang sebagai narasumber dalam program "Polisi Inspiratif" di POLRI TV.

Inovasi yang dilakukan oleh Sutargo berupa pembentukan pojok edukasi bahaya narkoba di ruang pelayanan masyarakat Mapolres HSU bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anak-anak tentang risiko penggunaan narkoba. Pojok edukasi ini telah mendapat perhatian luas dan menjadi viral di berbagai platform media sosial dari Polda dan Polres di seluruh Indonesia.

Menanggapi undangan dari POLRI TV, Sutargo berbagi kisah inspiratif mengenai upaya yang dilakukannya. Sejak menjabat pada 23 November 2023, Sutargo mengidentifikasi bahwa kasus narkoba menjadi salah satu perhatian utama di wilayahnya. Ia menyadari belum adanya fasilitas umum khusus untuk edukasi narkoba di Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Untuk merealisasikan ide ini, Sutargo berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten HSU dan pemerintah daerah. Dia menjelaskan, "Saya bersama Kapolres, yang kebetulan memiliki latar belakang dari bidang narkoba, menyadari bahwa angka kasus narkoba di wilayah hukum HSU perlu ditangani secara serius. Hal ini tidak bisa dilakukan oleh Polres sendiri, melainkan memerlukan dukungan dari berbagai pihak terkait."

Upaya Sutargo dalam edukasi bahaya narkoba mendapat dukungan penuh dari Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, serta Kapolres HSU, AKBP Meilki Bharata. Puncak dari inisiatif ini adalah ketika Polres HSU meraih penghargaan “Kak Seto Award 2024” pada 18 September 2024, yang diberikan atas jasa mereka dalam pelopor pembentukan karakter anak bangsa melalui sosialisasi bahaya narkoba.

Penghargaan ini diberikan langsung oleh Kak Seto, yang merupakan lembaga yang fokus pada perlindungan dan pemberdayaan anak-anak di Indonesia. Dalam kesempatan ini, Sutargo mengungkapkan harapannya agar pojok edukasi yang telah dibentuk dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya penyuluhan dan sosialisasi mengenai bahaya narkoba di sekolah-sekolah agar anak-anak yang belum terpapar dapat terhindar dari pengaruh negatif.

"Semoga kisah inspiratif ini dapat menjadi motivasi bagi banyak orang untuk terus belajar dan mengingat bahaya narkoba," tutupnya.