EK-LMND Serang Raya Tuntut Evaluasi Kepemimpinan dan Perbaikan Kesejahteraan Kota
Sumber Foto: Kompasiana.com
Sosial

EK-LMND Serang Raya Tuntut Evaluasi Kepemimpinan dan Perbaikan Kesejahteraan Kota

Kanal News Day - SERANG --- Eksekutif Kota Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EK-LMND) Serang Raya menggelar aksi unjuk rasa di halaman Kantor Pemerintah Kota Serang, Selasa (24/2/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk refleksi dan evaluasi terhadap satu tahun masa kepemimpinan Wali Kota Serang, Budi Rustandi, bersama Wakil Wali Kota Nur Agis Aulia.

Ketua EK-LMND Serang Raya, Aji Maulana, menegaskan bahwa persoalan kemiskinan masih menjadi pekerjaan rumah yang belum terselesaikan secara komprehensif. Ia merujuk pada data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025 yang mencatat tingkat kemiskinan Kota Serang sebesar 5,51 persen, dengan garis kemiskinan berada di angka Rp556.702 per kapita per bulan.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa laju pertumbuhan ekonomi daerah belum sepenuhnya berdampak pada kesejahteraan masyarakat secara merata.

"Pertumbuhan ekonomi seharusnya sejalan dengan peningkatan kesempatan kerja bagi warga lokal. Jika tidak, maka yang terjadi adalah pertumbuhan tanpa penyerapan tenaga kerja yang memadai dan itu berpotensi memperlebar ketimpangan sosial," ujarnya.

Selain isu kemiskinan dan ketenagakerjaan, massa aksi juga menyoroti persoalan infrastruktur perkotaan, khususnya sistem drainase dan tata ruang. Mereka menilai perencanaan pembangunan belum berbasis kajian teknis yang komprehensif, sehingga persoalan banjir masih kerap terjadi di sejumlah wilayah.

EK-LMND mendorong agar Pemerintah Kota Serang menyusun sistem drainase yang terintegrasi dari wilayah hulu hingga hilir, bukan sekadar proyek pembangunan parsial tanpa perencanaan jangka panjang.

Di sisi lain, mereka turut mengkritik struktur fiskal daerah yang dinilai masih sangat bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat. Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dianggap belum dikelola secara maksimal untuk memperkuat kemandirian anggaran kota.

Dalam aksi tersebut, EK-LMND Serang Raya menyampaikan sepuluh poin tuntutan, yakni:

1. Memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat Kota Serang.

2. Menghadirkan program pengentasan kemiskinan yang konkret dan terukur.

3. Membangun sistem drainase terintegrasi dari hulu hingga hilir.