DPRD Balikpapan Dorong Pengembangan Jalur Sepeda yang Terintegrasi
BALIKPAPAN - Di Kota Balikpapan, sejumlah titik marka jalur sepeda mulai terlihat memudar. Beberapa jalur sepeda berbagi ruang dengan kendaraan bermotor, sementara yang lain berdampingan dengan area pejalan kaki. Kondisi ini menarik perhatian dari Komisi III DPRD Balikpapan yang menilai perlu adanya pengembangan jalur sepeda yang lebih terpadu.
Anggota Komisi III, Wahyullah, mengemukakan bahwa jalur sepeda tidak seharusnya hanya berfungsi sebagai ornamen kota. Ia menekankan pentingnya menyusun jalur sepeda sebagai sistem transportasi yang saling terhubung antar wilayah. "Jalur sepeda itu kewajibannya Dinas Perhubungan untuk memperpanjang dan memperbanyak jalur-jalur sepeda di Balikpapan," ujarnya.
Wahyullah menambahkan bahwa jalur sepeda yang terputus-putus menyulitkan sepeda untuk menjadi moda transportasi sehari-hari bagi masyarakat. Hingga tahun 2023, Dinas Perhubungan Kota Balikpapan telah merealisasikan jalur sepeda sepanjang 25.719 meter atau sekitar 25,7 kilometer. Jalur-jalur ini tersebar di beberapa ruas utama kota, antara lain:
- Jalan Sudirman - 5.000 meter
- Jalan Tjutjup Suparna Balikpapan Baru - 4.200 meter
- Jalan Kapten Pierre Tendean - 2.100 meter
- Jalan Ruhui Rahayu - 2.800 meter
- Boulevard Grand City - 5.900 meter
Namun, terdapat pula beberapa ruas lain yang hanya memiliki panjang beberapa ratus meter, bahkan ada yang tidak memiliki realisasi meskipun sudah termasuk dalam perencanaan. Hal ini menunjukkan bahwa jalur sepeda yang ada belum membentuk jaringan yang utuh, melainkan hanya sekadar potongan-potongan ruas yang tidak saling terhubung.
Di lapangan, kondisi ini tampak jelas dengan adanya marka yang berhenti mendadak, berganti jalur kendaraan, dan muncul kembali di ruas yang berbeda. Balikpapan, dengan kontur berbukit dan keterbatasan badan jalan, menghadapi tantangan besar dalam pengaturan ruang transportasi. Banyak kawasan padat di kota ini sudah dipenuhi oleh kendaraan bermotor dan tempat parkir, sehingga mempersulit pengembangan jalur sepeda yang berkesinambungan.




