DPD PDI Perjuangan Jatim Bagikan 500 Paket Takjil Selama Ramadan
Sumber Foto: DPD PDI Perjuangan Jawa Timur
Nasional

DPD PDI Perjuangan Jatim Bagikan 500 Paket Takjil Selama Ramadan

SURABAYA – Langit Surabaya mulai berubah warna ketika sore merambat menuju Maghrib, Jumat (20/2/2026). Angin tipis berembus di halaman kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Timur di Jalan Kendangsari Industri.

Di tempat itu, orang-orang datang silih berganti, membawa harapan sederhana: menjemput waktu berbuka. Sebagian berjalan pelan dari permukiman sekitar. Ada pula pengendara motor yang menepi sejenak, mematikan mesin, lalu bergabung dalam antrean yang mulai terbentuk sejak dua jam sebelum azan berkumandang.

Tidak ada keramaian yang gaduh. Hanya percakapan ringan, senyum saling menyapa, dan tatapan sesekali mengarah ke langit yang kian redup.

Satu per satu paket nasi kotak dan takjil dibagikan oleh para pengurus DPD PDI Perjuangan Jawa Timur bersama jajaran Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Jatim. Ketika paket itu berpindah tangan, raut wajah penerima pun berubah—ada rasa lega, ada rasa syukur yang sulit disembunyikan.

Bagi sebagian warga, paket berbuka itu bukan sekadar makanan. Di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, bantuan kecil seperti ini menjadi penyambung hari sekaligus pengingat bahwa masih ada kepedulian di sekitar mereka.

Seorang pengendara menerima bungkusan nasi, mengangguk pelan sambil mengucapkan terima kasih, lalu kembali melaju mengejar waktu berbuka di rumah. Yang lain berjalan pulang dengan langkah ringan, membawa paket sederhana yang akan menemani azan Maghrib nanti.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, mengatakan kegiatan berbagi takjil telah menjadi tradisi setiap Ramadan. Tahun ini, jumlah paket yang dibagikan meningkat menjadi 500 nasi kotak setiap hari, naik dari sekitar 200 paket pada tahun sebelumnya.

“Kami berharap kegiatan ini bisa membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama di bulan Ramadan,” ujarnya di sela pembagian.

Selain berbagi makanan berbuka, selama Ramadan juga digelar rangkaian kegiatan keagamaan, mulai dari salat tarawih berjamaah, tausiyah, hingga tadarus Al-Quran. (Baca juga: Selama Ramadan, DPD PDI Perjuangan Jatim Bagikan 500 Paket Takjil Tiap Hari)

Bagi KH Abdul Wahab Yahya, Wakil Ketua Bidang Keagamaan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda rutin, tetapi bagian dari upaya menghadirkan nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Namun sore itu, makna kegiatan terasa jauh lebih sederhana. Ia hadir dalam bentuk antrean yang tertib, senyum yang tulus, dan ucapan terima kasih yang diucapkan pelan sebelum warga melangkah pergi.

Ketika azan Maghrib akhirnya berkumandang, halaman kantor perlahan kembali lengang. Antrean telah usai, tetapi jejak kebersamaan masih tertinggal—mengingatkan bahwa di bulan Ramadan, kebahagiaan sering kali hadir dari hal-hal kecil: sepaket makanan, perhatian sesama, dan rasa cukup yang datang menjelang senja. (yolan/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Bulan Ramadan Deni Wicaksono PDI Perjuangan PDI Perjuangan Jatim PDIP PDIP Jatim