DJP Luncurkan Pojok Pajak untuk Permudah Pelaporan SPT Tahunan
Jakarta – Dalam upaya meningkatkan kemudahan bagi masyarakat dalam melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT), Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mengambil langkah strategis dengan membuka Pojok Pajak. Langkah ini diharapkan dapat mempermudah wajib pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakan mereka.
Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP, Dwi Astuti, menjelaskan bahwa DJP menyediakan berbagai layanan untuk membantu masyarakat dalam pengisian SPT Tahunan. "Wajib Pajak dapat memanfaatkan layanan asistensi pengisian SPT melalui beragam kanal komunikasi, termasuk media sosial, percakapan daring, telepon, maupun dengan datang langsung ke Pojok Pajak yang kami buka di lokasi-lokasi ramai," ujar Dwi Astuti dalam keterangan tertulis pada Jumat, 22 Maret 2024.
Sejak dibuka, hingga 22 Maret 2024, DJP telah menyediakan 1.743 Pojok Pajak yang tersebar di seluruh Indonesia. Pojok Pajak ini berlokasi di tempat-tempat strategis seperti pusat perbelanjaan, gedung perkantoran, dan lokasi usaha yang memiliki banyak karyawan.
“Kami melakukan ini untuk jemput bola agar masyarakat lebih mudah dalam melapor SPT,” tambah Dwi Astuti.
Di sisi lain, Dwi Astuti juga mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan DJP. Masyarakat diminta untuk tidak ragu menghubungi kanal komunikasi resmi DJP jika menerima informasi yang mencurigakan atau berpotensi merugikan.
“Silakan konfirmasi ke kami melalui saluran pengaduan DJP, seperti kring pajak di 1500200, faksimile (021) 5251245, email [email protected], Twitter @kring_pajak, website pengaduan.pajak.go.id, dan chat pajak di www.pajak.go.id,” tegas Dwi Astuti.
Pada hari yang sama, Presiden Joko Widodo bersama Wakil Presiden Ma’ruf Amin dan sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju juga melaporkan SPT Tahunan secara elektronik di Istana Negara. Pelaporan ini dipandu langsung oleh Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo.
Menteri Keuangan Sri Mulyani menambahkan bahwa Presiden Jokowi, Wakil Presiden Ma’ruf Amin, dan seluruh menteri telah berhasil menyampaikan SPT Tahunan secara elektronik untuk kategori pribadi. Hingga 21 Maret 2023, jumlah SPT Tahunan PPh yang telah dilaporkan mencapai 9,6 juta SPT, meningkat sebesar 7,71% dibandingkan dengan jumlah yang sama pada tahun lalu, yaitu 8,9 juta SPT.




