Buleleng Raih Skor 3,84 IDSD 2025, Tanda Keberhasilan Inovasi Daerah
Kanal News Day - Pemkab Buleleng Raih Skor 3,84 IDSD 2025, Bukti Penguatan Inovasi dan Daya Saing Daerah
: Raih Apresiasi Nasional, Buleleng Terima Sertifikat IDSD 2025 dari BRIN (Dok.MC Kab.Buleleng)
Oleh MC KAB BULELENG, Kamis, 26 Februari 2026 | 22:17 WIB - Redaktur: Wahyu Sudoyo - 164
Buleleng, InfoPublik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng kembali mencatat capaian strategis di tingkat nasional dengan meraih skor 3,84 pada Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2025. Capaian ini menempatkan Buleleng di atas rata-rata nasional serta peringkat kedua se-Provinsi Bali.
Sertifikat Apresiasi tersebut diberikan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan diterima langsung oleh Kepala Brida Buleleng, Ketut Suwarmawan, mewakili Bupati Buleleng pada kegiatan Rilis IDSD 2025 di Auditorium Sumitro Djojohadikusumo, Gedung B.J. Habibie, kantor BRIN, Senin (24/2/2026).
Ketut Suwarmawan menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh perangkat daerah, pemangku kepentingan, serta masyarakat dalam memperkuat tata kelola pemerintahan dan ekosistem inovasi di Buleleng.
“Capaian ini adalah bukti sinergi bersama dalam meningkatkan kualitas kebijakan, pengembangan riset, serta inovasi daerah secara berkelanjutan,” ujar Ketut di Buleleng, Rabu (25/2/2026).
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Buleleng akan terus memperkuat kebijakan berbasis riset, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mendorong inovasi pelayanan publik yang lebih efektif dan efisien guna menjaga tren positif daya saing daerah.
Indeks Daya Saing Daerah sendiri merupakan instrumen strategis berbasis data untuk mengukur, mengevaluasi, dan memetakan tingkat produktivitas serta daya saing pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, Arif Satria, menekankan bahwa penguatan daya saing daerah menjadi kunci membangun daya saing nasional yang produktif dan adaptif terhadap dinamika global.
Sementara itu, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, menyampaikan bahwa IDSD merupakan instrumen strategis untuk membaca peluang investasi, mempercepat hilirisasi, dan meningkatkan produktivitas wilayah secara terarah.
Kepala Badan Pusat Statistik, Amalia Adininggar Widyasanti, turut menegaskan pentingnya data statistik yang akurat dan terintegrasi sebagai fondasi kebijakan pembangunan berbasis bukti.
Dengan capaian IDSD 2025 ini, Pemkab Buleleng menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan potensi unggulan daerah dan memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mewujudkan Buleleng yang berdaya saing dan berkelanjutan.
(MC Kab. Buleleng/Suy)
Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber infopublik.id




