BEI Suspensi Perdagangan 50 Saham karena Kewajiban Pembayaran Tak Dipenuhi
Sumber Foto: kontan.co.id
Ekonomi

BEI Suspensi Perdagangan 50 Saham karena Kewajiban Pembayaran Tak Dipenuhi

KONTAN.CO.ID - Jakarta. PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan efek (suspensi) terhadap 50 emiten yang belum memenuhi kewajiban pembayaran biaya pencatatan tahunan (annual listing fee) tahun 2026. Simak daftar saham yang terkena suspensi BEI.

Langkah ini merupakan bagian dari penegakan peraturan pasar modal guna menjaga keteraturan, transparansi, dan kepatuhan perusahaan tercatat di Bursa.

Dalam pengumuman resmi yang dirilis Rabu (18/2/2026), BEI menyampaikan bahwa batas akhir pembayaran annual listing fee jatuh pada 14 Februari 2026. Hingga tenggat waktu tersebut, sebanyak 50 emiten tercatat belum melunasi kewajibannya.

Dari total tersebut, 39 perusahaan sebelumnya memang telah berada dalam status suspensi. Artinya, terdapat 11 emiten baru yang kini turut dikenakan sanksi penghentian sementara perdagangan saham.

Suspensi berlaku efektif sejak sesi pertama perdagangan pada 18 Februari 2026 di pasar reguler dan pasar tunai.

Kebijakan ini menegaskan komitmen BEI dalam menegakkan aturan pencatatan dan meningkatkan disiplin emiten. Pembayaran annual listing fee merupakan kewajiban rutin perusahaan tercatat sebagai bagian dari keberlangsungan status pencatatan saham di Bursa.

Daftar 50 Emiten yang Terkena Suspensi BEI 2026

Berikut daftar lengkap 50 emiten yang dikenakan suspensi beserta status perdagangan efeknya:

AKKU – PT Anugerah Kagum Karya Utama Tbk – Aktif

ARMY – PT Armidian Karyatama Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar

ARTI – PT Ratu Prabu Energi Tbk – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai

BEBS – PT Berkah Beton Sadaya Tbk – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai

BIKA – PT Binakarya Jaya Abadi Tbk – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai

BIMA – PT Primarindo Asia Infrastructure Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar

BOSS – PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar

BTEL – PT Bakrie Telecom Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar

CBMF – PT Cahaya Bintang Medan Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar

CLAY – PT Citra Putra Realty Tbk – Aktif

CPRI – PT Capri Nusa Satu Properti Tbk – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai

DEAL – PT Dewata Freightinternational Tbk – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai

DUCK – PT Jaya Bersama Indo Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar

ENVY – PT Envy Technologies Indonesia Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar

ETWA – PT Eterindo Wahanatama Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar

FIMP – PT Fimperkasa Utama Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar

GAMA – PT Aksara Global Development Tbk – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai

GTBO – PT Garda Tujuh Buana Tbk – Aktif

HKMU – PT HK Metals Utama Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar

HOME – PT Hotel Mandarine Regency Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar

HOMI – PT Grand House Mulia Tbk – Aktif

HOTL – PT Saraswati Griya Lestari Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar

IIKP – PT Inti Agri Resources Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar

INAF – PT Indofarma Tbk – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai

INPS – PT Indah Prakasa Sentosa Tbk – Aktif

IPPE – PT Indo Pureco Pratama Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar

JSKY – PT Sky Energy Indonesia Tbk – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai

KAYU – PT Darmi Bersaudara Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar

KBRI – PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar

MAGP – PT Multi Agro Gemilang Plantation Tbk – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai

MENN – PT Menn Teknologi Indonesia Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar

MGLV – PT Panca Anugrah Wisesa Tbk – Aktif

MKNT – PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar

NUSA – PT Sinergi Megah Internusa Tbk – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai

PLAN – PT Planet Properindo Jaya Tbk – Aktif

POLL – PT Pollux Properties Indonesia Tbk – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai

POOL – PT Pool Advista Indonesia Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar

PTDU – PT Djasa Ubersakti Tbk – Aktif

PURE – PT Trinitan Metals and Minerals Tbk – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai

RAFI – PT Sari Kreasi Boga Tbk – Aktif

RIMO – PT Rimo International Lestari Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar

SAGE – PT Saptausaha Gemilangindah Tbk – Aktif

SHID – PT Hotel Sahid Jaya International Tbk – Aktif

SIMA – PT Siwani Makmur Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar

SMRU – PT SMR Utama Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar

SWAT – PT Sriwahana Adityakarta Tbk – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai

TECH – PT Indosterling Technomedia Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar

TOPS – PT Totalindo Eka Persada Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar

TRAM – PT Trada Alam Minera Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar

TRIL – PT Triwira Insanlestari Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar

Investor diimbau untuk mencermati pengumuman resmi BEI serta keterbukaan informasi dari masing-masing emiten terkait potensi pencabutan suspensi setelah kewajiban pembayaran dipenuhi.