Warung Kecil WNI di Arab Saudi Sukses dengan Omzet Hingga Rp19 Juta per Hari
Sumber Foto: Merdeka.com
Pojok Kanal

Warung Kecil WNI di Arab Saudi Sukses dengan Omzet Hingga Rp19 Juta per Hari

Di tengah maraknya pencarian kerja di luar negeri, sejumlah perempuan Indonesia di Arab Saudi memilih untuk membuka usaha sendiri. Salah satunya adalah 'Warung Pojok Top One' yang terletak di Souq, Jeddah. Ketiga wanita yang merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) ini berhasil menciptakan sebuah tempat makan sederhana namun menjanjikan.

Warung ini menyajikan berbagai menu khas Indonesia, seperti gado-gado, pempek, semur jengkol, nasi campur, mie ayam, bakso, dan sate. Menu yang paling digemari oleh pengunjung adalah cireng dan siomay, yang menjadi favorit di kalangan warga setempat.

Dalam sehari, omzet yang dihasilkan oleh warung ini bisa mencapai antara Rp10 juta hingga Rp19 juta, tergantung pada jumlah pengunjung. Pada hari-hari biasa, omzet dapat mencapai Rp4 juta, sedangkan pada hari ramai, bisa lebih dari Rp19 juta. Bahkan, di hari libur, pendapatan bisa mencapai Rp5.000 riyal atau lebih.

Keberhasilan Tanpa Bantuan Pria

Menariknya, ketiga wanita ini mengurus segala aspek usaha mereka sendiri, tanpa bantuan pria atau pekerja lain. Mereka bergantian melakukan belanja, memasak, dan mengemudikan kendaraan. Hal ini menjadi pencapaian tersendiri, mengingat di Arab Saudi, wanita jarang terlibat dalam dunia usaha secara mandiri.

Teteh, salah satu pemilik warung, menjelaskan bahwa mereka sangat mandiri dalam mengelola usaha ini. "Kita bertiga mengurus semuanya sendiri, termasuk belanja dan masak," ujarnya.

Harga Menu yang Terjangkau

Harga yang ditawarkan di warung ini pun cukup terjangkau untuk ukuran Arab Saudi. Satu porsi bakso dijual seharga 15 riyal, setara dengan Rp50 ribu. Meski tergolong murah, harga ini tetap memberikan kualitas dan cita rasa yang diharapkan oleh para pelanggan.

Menghadapi Ramadan

Selama bulan Ramadan, jam buka warung ini akan dibatasi. Sebagian besar orang memilih untuk memasak di rumah, sehingga pengunjung akan berkurang. Warung akan buka dari jam 8 malam hingga 2 dini hari setelah buka puasa, berbeda dengan hari biasa yang buka dari jam 5 sore hingga 12 malam.

Daya Tarik Wanita Indonesia

Sikap mandiri dan kreativitas yang dimiliki oleh wanita Indonesia menjadi daya tarik tersendiri di mata masyarakat Arab Saudi. Keberanian mereka untuk berwirausaha tanpa ketergantungan kepada pria menjadi salah satu alasan mengapa mereka dihargai dan disukai.

Ketiga wanita ini telah menunjukkan bahwa dengan keberanian dan kemandirian, mereka dapat sukses di negeri orang, sekaligus memperkenalkan budaya kuliner Indonesia kepada masyarakat setempat.