Wamenkes: Tingginya Kasus Jantung Bawaan Anak di Indonesia Butuh Penanganan Optimal
Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof. Dante Saksono Harbuwono, menyoroti masih tingginya angka penyakit jantung bawaan (PJB) pada anak di Indonesia, yang hingga kini belum sepenuhnya tertangani.
Dante mengungkapkan, prevalensi penyakit jantung bawaan di Indonesia mencapai sekitar 8 dari 1.000 kelahiran. Dari estimasi sekitar 50 ribu kasus baru setiap tahun, baru sekitar 5 ribu anak yang dapat memperoleh penanganan medis.
“Angkanya sekitar 8 dari 1.000 kelahiran. Dari sekitar 50 ribu kasus per tahun, yang bisa tertangani baru sekitar 5 ribu. Sisanya harus menunggu karena keterbatasan tenaga medis dan pembiayaan,”ujar Dante dalam keterangan yang diterima tvrinews, Jumat, 6 Februari 2026.
Ia menjelaskan, tantangan pembiayaan menjadi salah satu kendala utama. Biaya satu kali operasi jantung pada anak dapat mencapai ratusan juta rupiah, sementara sebagian layanan tersebut belum sepenuhnya ter-cover oleh BPJS Kesehatan.
Dalam kondisi tersebut, Dante menilai dukungan dari lembaga kemanusiaan internasional King Salman Humanitarian Aid and Relief Centre (KSrelief) memiliki peran yang sangat signifikan dalam membantu anak-anak dengan penyakit jantung bawaan.
“Total sudah sekitar 260 kasus yang ditangani dengan dukungan KSrelief, dengan nilai bantuan mencapai Rp62 miliar,”lanjutnya.
Sementara itu, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal bin Abdullah Amodi, menegaskan bahwa program bantuan tersebut merupakan arahan langsung dari Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman sebagai wujud komitmen kemanusiaan Kerajaan Arab Saudi.
“Program ini mencerminkan eratnya hubungan Saudi Arabia dan Indonesia, serta kepedulian terhadap kesehatan anak-anak,”ungkap Amodi.
Ke depan, Pusat Jantung Nasional Harapan Kita berharap kerja sama dengan KSrelief dapat terus berlanjut. Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya mencakup tindakan operasi, tetapi juga peningkatan kapasitas tenaga kesehatan serta pengembangan layanan jantung anak di berbagai daerah di Indonesia.




