Universitas Widya Mataram Luncurkan Kanal Youtube 'Kutunggu di Pojok Ngasem'
Sumber Foto: ANTARA News Yogyakarta
Pojok Kanal

Universitas Widya Mataram Luncurkan Kanal Youtube 'Kutunggu di Pojok Ngasem'

Yogyakarta, Universitas Widya Mataram (UWM) resmi meluncurkan kanal Youtube bertajuk "Kutunggu di Pojok Ngasem" pada Jumat, di Pendapa Agung UWM. Peluncuran ini bertujuan untuk mendiseminasi budaya serta menumbuhkan budaya hibrid di kalangan masyarakat.

Rektor UWM, Prof. Edy Suandi Hamid, menyampaikan bahwa peluncuran kanal ini diharapkan dapat memperkenalkan UWM ke kancah nasional dan global. "Beberapa program yang dilakukan diharapkan memberikan manfaat bagi semua pihak," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Edy juga menambahkan bahwa siapa pun dapat berpartisipasi dalam mengisi konten kanal tersebut, khususnya mahasiswa yang dianggap sebagai akademia muda yang kreatif.

Project Officer, Puji Qomariyah, menjelaskan bahwa program ini merupakan upaya untuk menghidupkan suasana akademik di UWM dengan memanfaatkan seluruh ruang yang ada. "Berada di lingkungan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, kampus UWM memiliki tempat dan ruang yang representatif untuk menumbuhkan dialog dan dinamika akademik," kata Puji.

Sejak Maret 2020, UWM mulai menggali potensi untuk menciptakan program-program sinergi dan kolaborasi yang melibatkan sivitas akademika dan masyarakat luas. Di tengah pandemi COVID-19, mereka menyesuaikan program dengan metode daring dan luring, melibatkan berbagai elemen seperti seniman, budayawan, dan tokoh masyarakat.

Puji menambahkan, harapannya adalah publik dapat mendapatkan pengalaman baru dari program-program yang diselenggarakan di nDalem Mangkubumen, yang menjadi bagian dari inisiatif "Kutunggu di Pojok Ngasem". Program ini mencakup berbagai kegiatan, seperti Temu Kamis Legen, Architecture Factory Lab, pameran seni, dan diskusi-diskusi akademik.

Selama pelaksanaan program, protokol kesehatan akan tetap diterapkan. "Program ini menyambut kehadiran masyarakat luas untuk bersinergi dan berkolaborasi demi kesejahteraan sosial," tambahnya.

Peluncuran kanal juga diwarnai dengan penampilan Musikono, sebuah kolaborasi antara Bagus Mazasupa dan Dian Serat Djiwa, yang memukau penonton dengan repertoar seperti Hati Jogja, Semitone, dan Jalan Sunyi.