Maxwell Kokoh di Puncak, Persaingan Top Skor Liga Semakin Ketat
Sumber Foto: RM.ID
Olahraga

Maxwell Kokoh di Puncak, Persaingan Top Skor Liga Semakin Ketat

RM.id Rakyat Merdeka - Persaingan di BRI Super League 2025/26 tidak hanya berlangsung sengit di papan klasemen, tetapi juga merambah ke daftar pencetak gol terbanyak.

Hingga rampungnya laga pekan ke-21, persaingan para juru gedor kian ketat dan masih menyisakan ruang besar untuk perubahan.

Penyerang Persija Jakarta, Emaxwell Souza, yang akrab disapa Maxwell, masih memimpin daftar top skor sementara. Pemain asal Brazil itu telah mengoleksi 12 gol dari 20 penampilan bersama Macan Kemayoran musim ini.

Produktivitas Maxwell menjadi kontribusi signifikan bagi Persija. Dari total 37 gol yang dicetak Persija dalam 21 pertandingan, hampir sepertiganya berasal dari kaki Maxwell. Di sisi lain, Persija juga telah kebobolan 16 gol sepanjang musim berjalan.

Secara klasemen, Persija saat ini menempati peringkat ketiga dengan koleksi 44 poin. Posisi kedua ditempati Borneo FC Samarinda dengan 46 poin, sementara puncak klasemen diduduki Persib yang mengoleksi 47 poin.

Di bawah Maxwell, persaingan makin memanas. Tiga penyerang dari klub berbeda membuntuti di posisi kedua dengan torehan masing-masing 10 gol. Mereka adalah Dalberto Luan dari Arema FC, Mariano Peralta dari Borneo FC Samarinda, serta David Da Silva milik Malut United FC.

Menariknya, Peralta dan David Da Silva memiliki jumlah penampilan yang sama dengan Maxwell, yakni 20 laga. Sementara Dalberto Luan baru bermain dalam 16 pertandingan, yang membuat peluangnya mengejar puncak daftar top skor masih sangat terbuka.

Pada pekan ke-21 lalu, Maxwell dan Dalberto sama-sama gagal menambah pundi-pundi gol. Sebaliknya, David Da Silva tampil menonjol dengan mencetak satu gol saat Malut United membantai Persijap Jepara dengan skor telak 4-0.

Adapun Mariano Peralta belum berkesempatan menambah koleksi golnya di pekan ke-21. Pasalnya, laga Borneo FC kontra Persib yang semula dijadwalkan berlangsung pada Senin (16/2/2026) di Samarinda harus ditunda dan dijadwalkan ulang pada 15 Maret 2026.

Dengan selisih gol yang masih tipis, persaingan top skor BRI Super League musim ini dipastikan bakal terus memanas hingga pekan-pekan penentuan.