Kajati Aceh Optimalkan Fungsi Hukum di Subulussalam
Sumber Foto: RRI.co.id
Hukum

Kajati Aceh Optimalkan Fungsi Hukum di Subulussalam

RRI.CO.ID, Subulussalam : Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh, Yudi Triadi, S.H., M.H., melakukan kunjungan kerja strategis ke Kantor Kejaksaan Negeri Subulussalam. Kehadiran pimpinan tertinggi Adhyaksa Aceh ini bertujuan untuk memberikan penguatan moril sekaligus memastikan roda penegakan hukum di tingkat daerah berjalan secara objektif dan transparan, Sabtu 7 Februari 2026.

Kedatangan Kajati Aceh disambut langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Subulussalam, Andie Saputra, SH., CRMO, beserta jajaran dengan prosesi pengalungan syal simbolis. Suasana penyambutan semakin semarak dengan penampilan Tari Dampeng serta yel-yel semangat pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) yang diteriakkan oleh seluruh pegawai setempat.

Kasi Intelijen Kejari Subulussalam, Delfiandi, SH., MH., menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian kerja Kajati di berbagai wilayah hukum Aceh. Fokus utamanya adalah memberikan atensi khusus kepada tim penyidik agar setiap perkara ditangani dengan integritas tinggi tanpa intervensi pihak luar.

Dalam pengarahannya, Yudi Triadi mendorong optimalisasi fungsi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) sebagai garda terdepan pendampingan hukum bagi Pemerintah Kota Subulussalam. Langkah preventif ini dinilai sangat krusial agar pemerintah daerah memiliki panduan hukum yang jelas dalam mengeksekusi kebijakan pembangunan.

Pendampingan hukum yang kuat diharapkan mampu meminimalisir potensi penyimpangan atau pelanggaran hukum di masa depan. Kajati menegaskan bahwa kejaksaan harus hadir sebagai mitra strategis pemerintah daerah yang mampu memberikan solusi hukum demi kepentingan masyarakat luas dan kemajuan ekonomi daerah.

Kepada para Jaksa dan staf Tata Usaha, Kajati Aceh berpesan agar senantiasa menanamkan prinsip kerja ikhlas dan tuntas dalam setiap tugas. Dedikasi tinggi dan kerja keras disebut sebagai kunci utama untuk menjaga marwah serta nama baik institusi Kejaksaan di mata publik.

Lebih lanjut, Yudi Triadi memastikan komitmen Kejari Subulussalam dalam melakukan inovasi pelayanan publik yang bersih dari praktik pungutan liar. Ia menginstruksikan agar seluruh jajaran terus berbenah diri guna menciptakan birokrasi yang melayani secara profesional dan akuntabel.

"Disiplin dan profesionalisme harus menjadi dasar utama bagi setiap pegawai. Integritas adalah harga mati dalam bekerja dan melayani masyarakat," tegas Kajati Aceh

Di sisi lain, Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Aceh, Ny. Juraida Yudi Triadi, juga menggelar rapat koordinasi dengan pengurus IAD Daerah Subulussalam. Pertemuan ini difokuskan pada penguatan peran istri pegawai kejaksaan dalam mendukung performa institusi melalui program-program sosial dan internal.