Inovasi Pojok Mobile JKN Permudah Akses Layanan Kesehatan bagi Peserta JKN
Palangka Raya – BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya meluncurkan Pojok Mobile JKN sebagai upaya untuk mempermudah peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dalam mengakses layanan kesehatan di rumah sakit. Salah satu fasilitas kesehatan yang telah mengimplementasikan Pojok Mobile JKN adalah Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Pulang Pisau.
Kepala Bidang Pelayanan Medik Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Pulang Pisau, Yulia Kurniawati, menyatakan antusiasmenya terhadap inovasi ini. Ia menjelaskan bahwa kehadiran Pojok Mobile JKN sangat bermanfaat bagi pasien, terutama peserta JKN. Dengan adanya fitur pendaftaran online, pasien dapat mengurangi waktu antrean di rumah sakit.
“Peserta JKN tidak perlu datang terlalu pagi dan bisa datang sekitar 10 menit sebelum pelayanan, sehingga waktu antrean dapat diminimalkan,” ungkap Yulia Kurniawati.
Yulia juga berharap agar Pojok Mobile JKN dapat terus ada untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai kemudahan yang ditawarkan dalam Program JKN.
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya, K. Hindro Kusumo, menekankan bahwa Pojok Mobile JKN merupakan langkah strategis BPJS Kesehatan untuk mendekatkan diri kepada masyarakat. Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah memperoleh informasi dan akses layanan JKN.
“Tujuan utama Pojok Mobile JKN adalah untuk mempermudah peserta dalam mendapatkan akses layanan dan informasi terkait Program JKN. Peserta yang belum mengetahui fitur antrean online bisa langsung mendatangi Pojok Mobile JKN untuk mendapatkan informasi,” jelas Hindro Kusumo.
Selain Pojok Mobile JKN, BPJS Kesehatan juga menyediakan berbagai kanal layanan, seperti BPJS Satu (Siap Membantu) yang hadir di rumah sakit dan kanal layanan PANDAWA (Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp), yang memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi dan layanan terkait JKN.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan Program JKN dan akan terus mengembangkan berbagai kanal yang dapat diakses oleh masyarakat,” tambah Hindro.




