Dusun Delapan Asahan Butuh Perhatian Serius Soal Listrik
Hingga tahun 2026, masyarakat Dusun Delapan, Desa Pertahanan, Kecamatan Sei Kepayang, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, masih belum mendapatkan akses listrik yang memadai meskipun jaringan listrik sudah tersedia tidak jauh dari permukiman mereka.
Kondisi ini menjadi perhatian serius karena keterbatasan listrik berdampak langsung pada kualitas hidup warga, terutama anak-anak yang harus belajar tanpa penerangan yang layak. Jarak yang hanya beberapa kilometer dari lokasi tersebut sudah terdapat akses listrik, namun Dusun Delapan masih tertinggal dalam hal ini.
Ahmad Doli Kurnia Tandjung, Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI dan Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, menyatakan keprihatinannya setelah menerima video yang memperlihatkan kondisi tersebut. Menurutnya, akses listrik merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting untuk menunjang pendidikan, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat. Keterlambatan penyediaan listrik di Dusun Delapan menunjukkan adanya ketimpangan pembangunan yang harus segera diatasi.
Doli menegaskan bahwa persoalan ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut dan meminta seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah pusat, daerah, maupun pihak terkait lainnya, untuk memberikan perhatian serius dan solusi konkret. Ia juga berkomitmen untuk terus mengawal aspirasi masyarakat agar Dusun Delapan segera menikmati layanan listrik yang layak, sebagaimana warga negara lainnya.
"Saya sangat sedih melihat anak-anak harus belajar tanpa penerangan yang memadai. Padahal, hanya beberapa kilometer dari lokasi tersebut, masyarakat sudah menikmati akses listrik. Kondisi ini tidak boleh terus dibiarkan terjadi," ujar Doli.
Dengan meningkatnya perhatian dari berbagai pihak dan media, diharapkan percepatan pembangunan jaringan listrik di Dusun Delapan dapat segera terealisasi. Hal ini penting agar warga tidak lagi hidup dalam keterbatasan di tengah pesatnya pembangunan yang berlangsung di daerah lain. Negara diharapkan hadir untuk memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam menikmati layanan dasar seperti akses listrik.




