Bupati Merauke Resmikan Sekolah Rakyat untuk Atasi Kesenjangan Pendidikan
Sumber Foto: InfoPublik
Sosial

Bupati Merauke Resmikan Sekolah Rakyat untuk Atasi Kesenjangan Pendidikan

Bupati Merauke Luncurkan Sekolah Rakyat, Solusi Atas Kesenjangan Pendidikan

: Orang tua saat menyerahkan anak mereka ke Sekolah Rakyat, kepada pemerintah Kabupaten Merauke, yang diterima Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze dan Wakil Bupati Fauzun Nihayah, Senin (27/10/2025). Foto : McMrk/02

Oleh MC KAB MERAUKE, Selasa, 28 Oktober 2025 | 11:24 WIB - Redaktur: Eko Budiono - 304

Merauke, InfoPublik - Bupati Merauke, Yoseph Bladib Gebze, secara resmi meluncurkan dan mengoperasikan Sekolah Rakyat Terintegrasi 77 pada Senin (27/10/2025).

Sekolah yang untuk sementara menempati gedung SMKN 2 Merauke itu, menjadi sekolah rakyat ke-165 di Indonesia.

Pada tahun pertama operasionalnya, sekolah tersebut merekrut dan menampung sejumlah 100 siswa yang terdiri dari peserta didik tingkat SD dan SMP.

Yoseph Bladib Gebze menyoroti perhatian pemerintah terhadap pendidikan dan upaya mengatasi masalah kesenjangan partisipasi sekolah di Merauke.

Yoseph mengungkapkan data yang memprihatinkan, di mana angka partisipasi dari SD ke SMP sangat jomplang, dan dari SMP ke SMA semakin jauh.

“Saya beri contoh, lulus 100 dari SD kemudian masuk ke SMP 50 persen, dan yang masuk SMA mungkin tinggal 20 persen saja. Itu artinya ada persoalan pendidikan di Kabupaten Merauke, sehingga kita terus memperbaiki program ini dari waktu ke waktu,” tegasnya.

Bupati juga menyampaikan permintaan khusus kepada para orang tua siswa.

Ia meminta agar mereka mempercayakan sepenuhnya proses pendidikan dan pembimbingan anak-anak mereka kepada pihak sekolah dan pemerintah.

Seluruh kebutuhan pendidikan anak-anak di sekolah rakyat itu, sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah.

Kepada para siswa, bupati menyatakan bahwa mereka telah mendapatkan kesempatan emas yang tidak didapatkan semua anak.

“Manfaatkan kesempatan ini dengan baik supaya belajar tuntas. SD tuntas, SMP tuntas, dan SMA tuntas. Bersyukur kalau nanti ada yang lanjut ke perguruan tinggi, dan itu adalah kebanggaan kita di Kabupaten Merauke,” kata ya.

Lebih lanjut, Yoseph menyinggung tentang Undang-Undang Perlindungan Anak yang menjamin hak setiap anak untuk memperoleh pendidikan yang bermutu.

Ia menekankan pentingnya meletakkan dasar yang baik bagi generasi penerus.

“Kita boleh bicara sana sini, tapi kalau tidak meletakan dasar yang baik untuk generasi kita yang besok memimpin kita di daerah ini, saya pikir nonsen,” katanya.

Bupati menyatakan, kehadiran Sekolah Rakyat di Merauke itu merupakan sebuah program luar biasa yang tidak didapat oleh semua daerah.

Dari total 523 kabupaten/kota di Indonesia, baru terdapat 165 sekolah rakyat.

Atas dasar itu, Yoseph atas nama Pemerintah dan masyarakat Merauke, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Pusat, dalam hal ini Presiden Prabowo Subianto, atas perhatiannya dengan menghadirkan sekolah rakyat di Merauke.

Program ini diharapkan dapat menjadi solusi konkret untuk meningkatkan kualitas dan akses pendidikan bagi anak-anak di daerah tersebut.

(McMrk/02/Ngr)