Zakat Sebagai Solusi Kesenjangan Ekonomi dalam Masyarakat
Sumber Foto: RRI.co.id
Sosial

Zakat Sebagai Solusi Kesenjangan Ekonomi dalam Masyarakat

Kanal News Day - RRI.CO.ID, Jakarta - Pengurus Kelompok Kerja Majelis Taklim Kementerian Agama (Kemenag), Fauzah, mengatakan zakat merupakan pilar penting dalam ajaran Islam. Selain itu, zakat juga berperan besar dalam menjaga keseimbangan sosial antara kelompok kaya dan miskin.

Menurut dia, zakat tidak hanya berdimensi ibadah, tetapi juga memiliki fungsi sosial dalam kehidupan masyarakat. “Kewajiban berzakat merupakan instrumen terpenting untuk mengatasi persoalan kesenjangan kaya-miskin,” ujarnya pada program Syiar Ramadan Jelang Imsak RRI Pro 3, Senin 9 Maret 2026.

Fauzah mengatakan zakat menjadi sarana memperkuat solidaritas sosial antara pemberi dan penerima zakat. Hubungan tersebut dapat membangun rasa persaudaraan sekaligus menghilangkan kecemburuan sosial dalam masyarakat.

Ditambahkannya bahwa perbedaan tingkat rezeki di antara manusia merupakan ketentuan Allah SWT yang nyata dalam kehidupan. Karena itu, Islam memerintahkan orang yang memiliki kelebihan harta untuk berbagi kepada mereka yang membutuhkan.

“Allah telah melebihkan rezeki sebagianmu dari sebagian lainnya," ujarnya. "Dalam konteks inilah, Allah SWT memerintahkan kepada mereka yang kaya untuk berbagi kepada mereka yang miskin sebagai kewajiban."

Fauzah menambahkan dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa dalam harta orang kaya terdapat hak bagi orang miskin. Hak tersebut diberikan kepada mereka yang meminta maupun yang tidak.

“Ayat di atas menempatkan kaum fakir dan miskin pada urutan terdepan dari delapan golongan yang merupakan mustahiq zakat,” ujarnya. Menurut Fauzah, penempatan tersebut menunjukkan bahwa kelompok tersebut merupakan pihak paling rentan dalam kehidupan sosial.

Karena itu, zakat menjadi instrumen penting untuk membantu mereka sekaligus menciptakan masyarakat yang lebih adil dan berkeadaban. Zakat juga diharapkan menjadi sarana memperkuat kepedulian sosial dalam kehidupan masyarakat.