Zakat Mal: Solusi Strategis Mengurangi Kesenjangan Sosial
Kanal News Day - RRI.CO.ID, Sungailiat - Zakat mal dinilai memiliki peran strategis dalam mengurangi kesenjangan sosial di tengah masyarakat. Tidak hanya sebagai kewajiban dalam Islam, zakat juga menjadi instrumen pemerataan ekonomi yang mampu membantu masyarakat kurang mampu.
Ustaz Jaja Sulaiman menjelaskan, zakat mal yang ditunaikan oleh umat Islam dapat menjadi solusi nyata dalam menekan ketimpangan sosial. Melalui zakat, harta yang dimiliki tidak hanya berputar di kalangan tertentu, tetapi juga tersalurkan kepada mereka yang membutuhkan.
“Zakat mal memiliki dampak sosial yang besar. Ketika dikelola dan disalurkan dengan baik, zakat mampu membantu mengurangi kesenjangan antara masyarakat mampu dan kurang mampu,” ujarnya.
Menurutnya, zakat tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar fakir dan miskin, tetapi juga dapat memberikan kesempatan bagi mereka untuk memperbaiki taraf hidup. Hal ini menjadikan zakat sebagai salah satu bentuk keadilan sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Sementara itu Rudi, warga Sungailiat, menilai zakat yang tepat sasaran sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Zakat sangat membantu, terutama bagi masyarakat yang ekonominya sulit. Dengan adanya zakat, beban mereka bisa sedikit berkurang,” katanya.
Senada dengan itu, Qori berharap kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat terus meningkat agar manfaatnya semakin luas dirasakan.
“Kalau semakin banyak yang berzakat, tentu kesenjangan sosial bisa berkurang. Ini penting untuk kebersamaan kita,” ujarnya.
Dengan optimalisasi pengelolaan dan penyaluran, zakat mal diharapkan tidak hanya menjadi ibadah individual, tetapi juga solusi kolektif dalam menciptakan kesejahteraan dan mengurangi kesenjangan sosial di masyarakat.




